MANAGED BY:
KAMIS
19 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Senin, 15 Mei 2017 08:30
Spontanitas Gubernur Kalteng yang Mengagetkan Warga

Hentikan Rombongan untuk Melayat dan Pesan Menjaga Keragaman

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran saat melayat di kediaman salah seorang warga Desa Ugang Sayu, Minggu (14/5). (WANTO FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, Belasan iringan mobil, Minggu (14/5) siang melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Namun saat melintas di simpang Desa Ugang Sayu Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, tiba-tiba, mobil voorijder Patwal Ditlantas Polda Kalteng dan diikuti persis dibelakangnya mobil berpelat KH-1 yang ditumpangi Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran berhenti.

JONIE PRIHANTO, Palangka Raya

Ternyata rombongan tersebut berhenti persis di depan sebuah rumah yang di depannya terlihat terpasang sebuah bendera warna hitam dan bergambar salib. Ya, di tempat tersebut ternyata ada salah seorang warga yang meninggal dunia.

Berhentinya mobil yag ditumpangi gubernur tersebut tentu saja sempat membuat bingung anggota rombongan yang lain.  Beberapa saat kemudian tampak gubernur yang hanya menggunakan kaos warna biru tua dan corak merah, keluar dari dalam mobilnya.

Sebagaimana kebiasaannya, dia pun langsung menyapa dan menyalami satu per satu warga yang ada di halaman sambil berjalan menuju ke dalam rumah duka.

“Sebagai gubernur dan juga pribadi serta keluarga, saya turut berbelasungkawa atas wafatnya salah satu anggota keluarga di sini. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah, dan yang wafat pun dilapangkan kuburnya,” kata gubernur kepada pihak keluarga warga yang meninggal dunia.

Sementara itum mengetahui bahwa yang berhenti tersebut adalah rombongan Gubernur Kalteng, puluhan warga pun langsung berebut untuk berjabat tangan. Bahkan tak sedikit pula yang meminta agar berfoto bareng (selfie) bersama gubernur.

“Kami kebetulan dalam perjalanan pulang menuju Palangka Raya, setelah menghadiri pembukaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Provinsi Kalteng di Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya,” kata gubernur menjawab pertanyaan salah seorang warga.

Pertanyaan menarik juga dilontarkan salah seorang warga lainnya. “Pak Gubernur, kok mau melayat, padahal kami kan hanya warga biasa. Terlebih berbeda agama,” kata seorang perempuan parobaya sambil menyalami gubernur.

Mendengar hal itu, gubernur sambil tersenyum menjawab bak tersebut. “Tidak ada yang salah kan? Kita semua sama di mata Tuhan. Lagi pula, sesuai falsafah Huma Betang, kita semua bersaudara, tidak membeda-bedakan agama, suku dan golongan,” jawab orang nomor satu di Pemprov Kalteng itu sambil tetap menjabat tangan ibu yang bertanya kepadanya.

“Ini baru pertama kalinya dalam sejarah kami warga di sini, ada gubernur yang mau melayat warga biasa,” imbuh ibu tersebut.

Kepada seluruh warga yang hadir, gubernur juga sekaligus menyampaikan pesan agar seluruh warga Kalteng dapat saling menghormati, menjaga keragaman, bekerja sama dan hidup berdampingan secara damai, meskipun berbeda agama, suku dan golongan.

“Kita harus bangga dengan keragaman Kalteng ini. Dan keragaman itu harus dijaga dengan baik. Itu tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, selain memberikan bantuan kepada keluarga warga yang meninggal dunia, gubernur juga memberikan kenang-kenangan untuk warga desa setempat.

“Ini kebetulan saya ada membawa bola kaki dan bola volly serta net-nya. Semoga bisa dimanfaatkan untuk warga disini berolahraga bersama,” kata gubernur sambil menyerahkan bola kaki dan volly kepada warga.

Setelah sekitar 30 menit berhenti, akhirnya gubernur dan rombongan pun pamit untuk melanjutkan perjalanan menuju Palangka Raya. (*)


BACA JUGA

Kamis, 05 Oktober 2017 06:41
Cara Kodim 1015 Sampit Memperingati Hari Jadi

Dandim Kunjungi Bocah Lumpuh dan Berikan Santunan

Berbagai kegiatan sosial dilaksanakan Kodim 1015 Sampit dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-72,…

Sabtu, 23 September 2017 07:48
Kesan Armada Band Manggung Pertama di Lamandau

Lantunkan 10 Lagu, Takjub Lihat Antusias Penonton

Kehadiran grup band Armada di Bumi Bahaum Bakuba Kabupaten Lamandau dalam memeriahkan Pesta Paduan Suara…

Sabtu, 09 September 2017 07:04
Pariman, Pengidap Penyakit Misterius Pascaoperasi

Dada Membengkak, Tak Punya Biaya untuk Kemoterafi

Pariman sontak menjadi perhatian dan keprihatinan dari masyarakat Kota Nanga Bulik, karena harus menahan…

Minggu, 03 September 2017 21:56
Sukarman, Tiga Tahun Derita Kanker Darah

Sudah 25 Kali Masuk Rumah Sakit, Dirujuk ke Banjarmasin Tidak Punya Biaya

Sukarman (54) hanya bisa terbaring di dalam rumah berukuran 4x6 milik Anjeng Kartini seorang warga di…

Sabtu, 02 September 2017 01:41
Rinco Norkim Berpulang

Selamat Jalan “Sang Penjaga Hutan”

  DI TENGAH kekhidmatan merayakan Hari Raya Iduladha, kabar duka juga tiba-tiba terdengar menjelang…

Selasa, 22 Agustus 2017 06:56
Cara Polres Kobar Mencegah Karhutla di Bumi Marunting Batu Aji

Sebarkan Maklumat Kapolda Sampai ke Desa Terpencil

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) begitu intens menjaga daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:07

Oleh-oleh dari menuntut Ilmu di Negeri Matahari, Jepang (11)

Banyak alasan orang dewasa di Jepang menunda perkawinan. Bahkan terkesan momok bagi mereka yang ingin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .