MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Sabtu, 13 Mei 2017 16:58
2,5 Jam Ngobrol Bersama Bupati Arton S Dohong dan Sekda Kamiar (2/Habis)
Dari Peta DAS Hingga “Jeroan” Bakal Calon
(Dari kiri) Manajer Iklan Sudiyono, Direktur Kalteng Pos HM Wahyudie F Dirun, Bupati Arton S Dohong dan Sekda Kamiar, beberapa waktu lalu. (KAM/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Lantaran tidak mencalon lagi, wajar kalau Bupati Arton S Dohong sudah memetakan kekuatan politik yang bakal meramaikan pentas pilkada di Gunung Mas nanti. Dia juga sudah memprediksi siapa bakal muncul dan siapa yang tidak. Bahkan, Arton juga tahu latar belakang si calon sampai kekuatan “jeroannya”.

HM WAHYUDIE F DIRUN, Palangka Raya

ADA yang menarik dari Gunung Mas. Kalau daerah lain, yang tidak bisa ditutupi setiap pentas Pilkada, masyarakatnya berafiliasi pada keyakinan (agama). Sehingga kadang yang terjadi, untuk mengegolkan kemenangannya, harus membentur-benturkan agama si calon dengan rivalnya. Kasus yang mencolok terjadi adalah pada Pilgub DKI Jakarta baru saja berlalu.

Namun, soal agama ini sepertinya tidak dominan. Ini wajar karena salah satu agama di kabupaten pemekaran ini mayoritas. Yang terjadi sekarang justru persaingan antara Daerah Aliran Sungai (DAS). “Seperti menjadi kesepatan tak tertulis, kalau calon Bupatinya dari DAS Kahayan maka wakilnya dari DAS Rungan Manuhing, begitu juga sebaliknya,” kata Bupati Arton Dohong. 

Kesepakatan ini muncul ketika di awal-awal pembentukan Gunung Mas menjadi kabupaten definitif. Semua tokoh dari semua DAS bersepakat tapi tidak tertulis, yang isinya demikian. Bahwa kedua DAS itu harus mewakili dari unsur kepemimpinan di Gunung Mas. “Seperti saya dengan alm Pak Hambit Bintih, beliau dari DAS Rungan Manuhing, saya dari DAS Kahayan,” katanya.

Tapi karena tidak tertulis maka sudah tentu kesepakatan ini tidak mengikat. Bisa saja kalau mau coba-coba, ada bakal calon yang tidak mewakili kedua DAS itu. Ini juga sebagai test case, sejauh mana kekuatan tokoh di kedua DAS itu mewakili masyarakatnya. Namun, sampai sejauh ini belum terdengar, lantaran pendafataran bakal calon bupati belum dimulai.

Malah kabarya, ada calon yang berani mulai memasang calon bupati dan calon wakil bupatinya bukan berdasarkan keterwakilan DAS tadi, tapi keterwakilan agama. Tapi ini juga butuh bukti nanti setelah Pilkada, apakah keterwakilan agama cukup signifikan menggeser keterwakilan DAS yang infonya sudah menjadi kesepakatan para tokoh-tokoh.

Selain soal DAS, Arton Dohong ternyata juga sangat tahu si bakal calon hingga “jeroannya” (isinya). Inilah piawainya kepala daerah. Di mana-mana siapa saja yang jadi penguasa pasti memasang mata dan telinga di semua tembok daerah kekuasaannya. Sehingga ibarat sebatang jarum yang jatuh, dia sudah tahu. Begitu juga dengan Bupati Arton Dohong. 

Selama 2,5 jam ngobrol, dia banyak memaparkan calon-calon termasuk karakter dan kekuatan di belakangnya. Tetapi, tentu sebelumnya Arton Dohong minta bahwa ini of the record. Artinya bukan untuk konsumsi publik, hanya cukup sebagai obrolan teman yang tidak perlu dimediakan. “Saya harus tahu semua sehingga bisa mengantasipasi bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Termasuk misalnya ada muncul benih-benih berseberangan antara dua kelompok yang latar belakangnya pengusaha, maka harus memediasi mereka berdua. Di mana-mana yang namanya sengketa pilkada itu terjadi karena konflik kepentingan yang kemungkinan nanti akan jadi salah satu pemodal. Kalau masyarakat bawah bentrok justru karena mereka. Karena itu mereka ini yang harus dipertemukan.

Siapa orangnya? Arton tidak mau menyebut. Ada saja dan dalam waktu dekat mereka akan saya pertemukan. Dia katanyanya, harus mengantisipasi ini di awal-awal, bukan setelah tingginya tingkat eskalasi nanti baru diselesaikan. “Tujuannya saya hanya satu, bagaimana supaya Gunung Mas ini aman dan damai,” katanya diamini Sekda Kamiar.

Menurut Arton, kondisi Gunung Mas saat ini sangat kondusif. Dia katanya sekarang lagi gencar-gencarnya menyelesaikan RSUD Gunung Mas dengan melibatkan partisipasi pihak ketiga. Hampir semua dari mereka menyatakan bersedia untuk membantu Pemda membangun RS. “Kalau seperti ini kan, yang nyaman tentu daerah. Karena itu, kondisi aman dan nyaman ini harus terus kita ciptakan,” katanya. (*/c3/nto)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:05
Toni Ardiyanto, Remaja 14 Tahun dengan Berat Badan 9 Kilogram

Diduga Gizi Buruk sampai Terminum Air Ketuban

Keluarga Suyatno (53) dan Suyati (36) dikaruniai anak pertama mereka bernama Toni Ardiyanto. Namun,…

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .