MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Sabtu, 13 Mei 2017 16:58
2,5 Jam Ngobrol Bersama Bupati Arton S Dohong dan Sekda Kamiar (2/Habis)
Dari Peta DAS Hingga “Jeroan” Bakal Calon
(Dari kiri) Manajer Iklan Sudiyono, Direktur Kalteng Pos HM Wahyudie F Dirun, Bupati Arton S Dohong dan Sekda Kamiar, beberapa waktu lalu. (KAM/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Lantaran tidak mencalon lagi, wajar kalau Bupati Arton S Dohong sudah memetakan kekuatan politik yang bakal meramaikan pentas pilkada di Gunung Mas nanti. Dia juga sudah memprediksi siapa bakal muncul dan siapa yang tidak. Bahkan, Arton juga tahu latar belakang si calon sampai kekuatan “jeroannya”.

HM WAHYUDIE F DIRUN, Palangka Raya

ADA yang menarik dari Gunung Mas. Kalau daerah lain, yang tidak bisa ditutupi setiap pentas Pilkada, masyarakatnya berafiliasi pada keyakinan (agama). Sehingga kadang yang terjadi, untuk mengegolkan kemenangannya, harus membentur-benturkan agama si calon dengan rivalnya. Kasus yang mencolok terjadi adalah pada Pilgub DKI Jakarta baru saja berlalu.

Namun, soal agama ini sepertinya tidak dominan. Ini wajar karena salah satu agama di kabupaten pemekaran ini mayoritas. Yang terjadi sekarang justru persaingan antara Daerah Aliran Sungai (DAS). “Seperti menjadi kesepatan tak tertulis, kalau calon Bupatinya dari DAS Kahayan maka wakilnya dari DAS Rungan Manuhing, begitu juga sebaliknya,” kata Bupati Arton Dohong. 

Kesepakatan ini muncul ketika di awal-awal pembentukan Gunung Mas menjadi kabupaten definitif. Semua tokoh dari semua DAS bersepakat tapi tidak tertulis, yang isinya demikian. Bahwa kedua DAS itu harus mewakili dari unsur kepemimpinan di Gunung Mas. “Seperti saya dengan alm Pak Hambit Bintih, beliau dari DAS Rungan Manuhing, saya dari DAS Kahayan,” katanya.

Tapi karena tidak tertulis maka sudah tentu kesepakatan ini tidak mengikat. Bisa saja kalau mau coba-coba, ada bakal calon yang tidak mewakili kedua DAS itu. Ini juga sebagai test case, sejauh mana kekuatan tokoh di kedua DAS itu mewakili masyarakatnya. Namun, sampai sejauh ini belum terdengar, lantaran pendafataran bakal calon bupati belum dimulai.

Malah kabarya, ada calon yang berani mulai memasang calon bupati dan calon wakil bupatinya bukan berdasarkan keterwakilan DAS tadi, tapi keterwakilan agama. Tapi ini juga butuh bukti nanti setelah Pilkada, apakah keterwakilan agama cukup signifikan menggeser keterwakilan DAS yang infonya sudah menjadi kesepakatan para tokoh-tokoh.

Selain soal DAS, Arton Dohong ternyata juga sangat tahu si bakal calon hingga “jeroannya” (isinya). Inilah piawainya kepala daerah. Di mana-mana siapa saja yang jadi penguasa pasti memasang mata dan telinga di semua tembok daerah kekuasaannya. Sehingga ibarat sebatang jarum yang jatuh, dia sudah tahu. Begitu juga dengan Bupati Arton Dohong. 

Selama 2,5 jam ngobrol, dia banyak memaparkan calon-calon termasuk karakter dan kekuatan di belakangnya. Tetapi, tentu sebelumnya Arton Dohong minta bahwa ini of the record. Artinya bukan untuk konsumsi publik, hanya cukup sebagai obrolan teman yang tidak perlu dimediakan. “Saya harus tahu semua sehingga bisa mengantasipasi bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Termasuk misalnya ada muncul benih-benih berseberangan antara dua kelompok yang latar belakangnya pengusaha, maka harus memediasi mereka berdua. Di mana-mana yang namanya sengketa pilkada itu terjadi karena konflik kepentingan yang kemungkinan nanti akan jadi salah satu pemodal. Kalau masyarakat bawah bentrok justru karena mereka. Karena itu mereka ini yang harus dipertemukan.

Siapa orangnya? Arton tidak mau menyebut. Ada saja dan dalam waktu dekat mereka akan saya pertemukan. Dia katanyanya, harus mengantisipasi ini di awal-awal, bukan setelah tingginya tingkat eskalasi nanti baru diselesaikan. “Tujuannya saya hanya satu, bagaimana supaya Gunung Mas ini aman dan damai,” katanya diamini Sekda Kamiar.

Menurut Arton, kondisi Gunung Mas saat ini sangat kondusif. Dia katanya sekarang lagi gencar-gencarnya menyelesaikan RSUD Gunung Mas dengan melibatkan partisipasi pihak ketiga. Hampir semua dari mereka menyatakan bersedia untuk membantu Pemda membangun RS. “Kalau seperti ini kan, yang nyaman tentu daerah. Karena itu, kondisi aman dan nyaman ini harus terus kita ciptakan,” katanya. (*/c3/nto)


BACA JUGA

Kamis, 07 Desember 2017 06:27
Menengok Lokasi Wisata Batu Batungkat dan Negeri di Atas Awan

Tempat Pemujaan untuk Meraih Kesuksesan

Potensi wisata alam di Kabupaten Lamandau sebenarnya tak kalah indah dari daerah yang sudah sukses memajukan…

Rabu, 06 Desember 2017 06:00
Ketika Pemerintah Sudah Bosan dengan Pelanggaran Reklame

AWAS ! Pasang Sembarangan Diproses Hukum, Denda Rp50 Juta

Ketidakpatuhan masyarakat terhadap berbagai aturan yang sudah ditetapkan pemerintah masih sering dijumpai…

Senin, 04 Desember 2017 06:27
Pasca Terjadinya Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kabupaten Katingan

6 Bangunan Rusak, Termasuk Rujab Bupati

Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi Sabtu (2/12) sore, menyebabkan fasilitas umum hingga…

Kamis, 30 November 2017 07:06
Melihat Terobosan Pemerintah Mempercepat Pengurusan Tanah

Program PTSL Berikan Jaminan atas Kepemilikan Lahan

Satu lagi program dari pemerintah dalam pengurusan kepemilikan lahan atau tanah. Program baru ini sangat…

Rabu, 29 November 2017 06:32
Pengakuan Duriyanto, Pencuri Sawit di Kebun Perusahaan

Beraksi dalam Kondisi Mabuk, Termakan Bujuk Rayu Temannya

Penyesalan mendalam dirasakan oleh Muhammad Duriyanto alias Duri (27), pria ini “Terjebak”…

Senin, 27 November 2017 06:02
Ketika Aksi Pencurian Helm di Tempat Hiburan Marak

Jukir Tak Bertanggung Jawab, Lokasi Parkiran tanpa CCTV

Kasus pencurian helm di Pangkalan Bun kembali meresahkan, meskipun ada juru parkir (Jukir) yang menata…

Jumat, 24 November 2017 22:39
Melihat Hasil Operasi Zebra Telabang 2017

Jaring 900 Pelanggar, Hasilkan Rp82 Juta

Operasi Zebra Telabang 2017 yang dilaksanakan oleh Satlantas Polres Kotawaringin Timur (Kotim) telah…

Rabu, 22 November 2017 09:03
Melihat Pelayanan di Kantor Satpas Polres Lamandau

Sarana Lebih Komplit, Miliki Lapangan Uji Standar

Polres Lamandau kini memiliki Kantor pelayanan Satuan Pelaksana Administrasi (Satpas) Surat Izin Mengemudi…

Minggu, 19 November 2017 20:12

Melihat Mobil Perpustakaan Keliling Pemkab Bartim

Bentuknya cukup kuno, memanjang dengan warna putih polos. Berbagai perlengkapan seperti air conditioner…

Selasa, 14 November 2017 14:43
Enyu-enyu dan Tampahiring, Rumput untuk Pengobatan Tradisional

Tumbuhan Liar Ini Dipercaya Mampu Menyembuhkan Penyakit Ginjal

Cara pengobatan tradisional masih belum tergerus oleh kemajuan perkembangan zaman. Buktinya, meskipun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .