MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 12 Mei 2017 14:48
2,5 Jam Berbincang-bincang Bersama Bupati Arton Dohong dan Sekda Kamiar (1)
“Saya Ingin Pilkada 2018, Gumas Aman Damai”
Asyiknya gobrol bersama Bupati Gunung Mas Arton S Dohong dan Sekda Kamiar

PROKAL.CO,  

Protret muram Kabupaten Gunung Mas setiap perhelatan akbar Pilkada, seolah-olah jadi pemicu Bupati Arton Dohong untuk mengubah itu. Arton sangat terobsesi ingin menciptakan pesta Pilkada yang aman dan damai. Momentum ini menjadi sangat kuat ketika dia sendiri memastikan untuk tidak ikut bertanding.

HM WAHYUDIE F DIRUN, Palangka Raya

SEMUA kita pasti tahu sejarah kelam Gunung Mas. Setiap pesta demokrasi 5 tahunan, kabupaten ini selalu dilanda masalah, demo menjurus anarkistis hingga berujung sengketa di pengadilan. Bahkan sampai berlarut-larut hingga bermasalah hukum yang membuat kabupaten ini terpuruk. Apakah kabupaten yang geliat pembangunannya ini akan bernasib sama pada pesta demokrasi 2018 nanti?

“Saya ingin Gunung Mas nanti aman dan damai. Saya pastikan tidak maju. Saya mempersilakan kepada siapa saja yang berpeluang dan berkeinginan untuk maju, silakan. Dengan catatan, harus menjaga keamanan dan kedamaian kabupaten ini.  Proses perpindahan pemerintahan menggantikan saya nanti harus tepat waktu,” kata Bupati Arton Dohong.

Saat berbincang-bincang, bupati begitu bersemangat. Didampingi Sekdanya, dia memaparkan sejumlah keberhasilan pembangunan yang sudah dilaksanakan Pemkab Gumas selama ini. Yang paling lama interval kami ngomong justru soal suksesi Gumas. Sangat menarik melihat sikap Bupati Arton Dohong ini. Punya kesempatan dan masih diperbolehkan secara aturan, tapi dia malah memutuskan tidak maju.

Artinya, tingkat kepuasan dan keinginan berkuasa seorang kepala daerah yang sebagian besar ingin lama—rata-rata 2 periode, ternyata tidak berlaku bagi seorang Arton Dohong. Bisa dibayangkan, betapa beratnya bagi calon lain bila tahu petahana (incumbent) maju lagi. Kenapa? Bukan rahasia bahwa segala fasilitas dan kemudahan pasti dimiliki oleh incumbent.

Arton Dohong begitu familiar dan rendah hati, sehingga tidak heran kalaupun dia memutuskan untuk maju, pasti ada orang yang mau mendukungnya secara pribadi. Dan itu dia akui. “Saya ingin istirahat saja, capek sudah dengan pekerjaan sebagai bupati, saya ingin tenang dan cukup ngurusi partai,” katanya.

Arton Dohong yang pernah menjadi anggota DPRD Kalteng ini mengakui, disbanding dengan bupati, malah lebih enjoy menjadi anggota DPRD. Tapi bukan berarti dia mau jadi anggota DPRD lagi setelah tugas sebagai bupati selesai. Dia hanya ingin tenang ngurusi partai. “PDIP yang menghidupi saya, sejak tidak ada hingga menjadi ada seperti sekarang,” kata Arton.

Menurutnya, selamamasa jabatannya di awal-awal dulu, terlalu panjang perjalanan pahit yang dia lalui, ketika bersama mantan Bupati Hambit Bintih (almarhum). Itu menjadi pengalaman berharga bagi dia. Karena itu, lanjut dia, di masa peralihan pemerintahan nanti, dia ingin semuanya berjalan sesuai jadwal, masyarakat tidak dicekoki dengan masalah-masalah yang bisa memicu perselisihan dan pertentangan.

Karena dari pengalaman yang dialami selama ini, apapun yang terjadi pascapilka da nanti orang akan semakin mencap bahwa Kabupaten Gunung Mas ini tidak aman lagi. Ini tentu saja akan menghambat proses pembangunan, di antaranya menghambat arus investasi yang mau masuk ke kabupaten ini. “Apakah itu tidak merugikan kita semua?” tuturnya.(bersambung/c3)


BACA JUGA

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…

Selasa, 13 Maret 2018 10:05
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (3)

Terbuka, Yordania Penerima Banyak Pengungsi

Dari perjalanan yang panjang, akhirnya kami mendarat mulus di Bandara Amman, Ibu Kota Negara Yordania.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .