MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 05 Mei 2017 18:50
Peduli Kelestarian Lingkungan Hidup dan Budaya Dayak
Ketagihan Buat Film Dokumenter Bertema Etnik dan Alam
Desi Natalia saat survei lokasi tempat pembuatan film dokumenter, bertemakan alam dan budaya Suku Dayak, beberapa waktu lalu. (FOTO: Dok. Desi Natalia)

PROKAL.CO, Kecintaanya terhadap budaya sendiri membuatnya tertarik untuk mengenalkan Budaya Dayak dan etniknya ke dunia luar melalui film dokumenter.

SRI MARIATI, Palangka Raya

KETERTARIKAN akan adat istiadat dan budaya Dayak membuat gadis cantik ini ingin mengenal jauh melalui film documenter, yang mana tujuannya adalah untuk mengenalkan ke dunia luar betapa kaya dan memiliki nilai seni tinggi budaya yang dimiliki Kalteng.

Bagi Desi Natalia, dirinya pernah bekerja sama dengan negara luar untuk membuat film dokumenter pertama kalinya pada Tahun 2015 lalu, dimana film perdana tersebut mengangkat tentang promosi pariwisata Palangka Raya, dan dilanjutkan dengan film dokumenter tentang Dance Around The Globe.

“Awalnya dari situ dan ketagihan sampai sekarang, karena dirasakan asyik dan menyenangkan dapat pengalaman baru tentang pembuatan film,” ujarnya kepada Kalteng Pos, Kamis (4/4).

Dikatakan Alumni Program Vokasi D3 Universitas Indonesia (UI) Jakarta ini, dalam pembuatan film documenter, fokusnya sekarang adalah mengangkat tema pelestarian lingkungan hidup dan budaya Dayak, dimana tak banyak yang tahu dan mengenalnya melalui film.

“Tentang pelestarian kebudayaan Dayak sekarang mulai ada perhatian juga dari banyak pihak, terutama anak muda sehingga ini patut kita kembangkan untuk Kalteng,” terang gadis kelahiran 18 Desember 1992 ini.

Anak kedua dari pasangan Darity Hildan dan ibu Srin Handayani ini, pula dalam waktu dekat akan mengikuti Festival Film Indie Lampung pada Tanggal 29 Mei mendatang dengan melombakan garapan film pendek berjudul Topeng.

“Kemungkinan aku berangkat ke Lampung untuk datang ke malam penganugerahaannya, dan optimistis bisa memuaskan dan masuk moninator. Karena, mendapatkan nominasinya saja, sudah cukup senang dan bangga,” tukasnya yang sekarang bekerja di kelembagaan NGO lingkungan Boerneo Natur Fundation (BNF) di bagian komunikasi.

Dirinya berharap, dengan film dokumenter yang mengangkat budaya etnik dan lingkungan alam Kalteng mampu membuat Kalteng menjadikan tujuan wisata luar. Sehingga potensi wisata di Kalteng ini pula dapat digali dan dipromosikan secara potensial.

“Salah satu contoh Palangka Raya potensi wisata di Palangka Raya ini ekowisata dengan menawarkan keindahan hutan dan orangutan. Dan, ini bisa dibilang sebagai contoh yang harus dilakukan oleh Palangka Raya untuk menjaga kondisi hutan di sini. Dengan kaitan kecantikan alam Kalteng,”pungkas juara III putri Pariwisata Palangka Raya Tahun 2017 ini. (*/bud/nto)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:05
Toni Ardiyanto, Remaja 14 Tahun dengan Berat Badan 9 Kilogram

Diduga Gizi Buruk sampai Terminum Air Ketuban

Keluarga Suyatno (53) dan Suyati (36) dikaruniai anak pertama mereka bernama Toni Ardiyanto. Namun,…

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .