MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Kamis, 20 April 2017 23:25
Melihat Rangkaian Seleksi Penerimaan Calon Anggota Polri di Polda Kalteng
Bebas Korupsi, Kolusi, Konspirasi dan Nepotisme
Kapolda Kalteng, Brigjen Pol Anang Revandoko saat melihat proses seleksi di Aula Gedung Graha Bhayangkara, Rabu (19/4). (POLDA KALTENG FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, Setiap orang berhak bermimpi. Apalagi, mimpi untuk mengabdikan diri bagi kemajuan bangsa dan negara. Merupakan suatu mimpi yang harus terus diusahakan agar tercapai.

JAMIL JANUANSYAH, Palangka Raya

SEBANYAK 1.456 pemuda-pemudi mencoba peruntungan untuk menjadi anggota Polri. Mereka datang dari 14 kabupaten/kota se Kalimantan Tengah.

Sudah tiga hari lalu, Gedung Graha Bhayangkara Polda Kalteng dipadati remaja pilihan setelan baju warna putih dan celana warna hitam serta lengkap dengan atribut kartu identitas.

Gaya rambut cepak bagi laki-laki, dan gaya rambut bob bagi perempuan serta ada juga beberapa perempuan berhijab. Satu demi satu para peserta memasuki Aula Gedung. Tahun ini, ada yang berbeda. Polri memberlakukan absensi dengan sistem fingerprint bagi setiap peserta.

Sesuai dengan spanduk ucapan selamat datang dan baliho kecil, yang terpasang di dekat gedung Graha Bhayangkara. Tulisan professional, modern, dan terpercaya (Promoter). Clean and Clear. Serta, bebas korupsi, kolusi, konspirasi dan nepotisme (K3N). Polri tidak ingin adanya tendensi dan persepsi negatif pelaksanaan penerimaan ini.

“Selain panitia dan juga peserta. Tidak ada yang boleh memasuki ruangan. Bahkan, kartu identitas itu, ada call center kami. Jika selain nomor itu yang menghubungi, itu berarti calo,” ujar Kapolda Kalteng Brigjen Pol Anang Revandoko melalui Karo SDM Kombes Pol M Agus Fajar, Rabu (19/4).

Setelah memasuki ruangan, para peserta yang akan mengikuti rangkaian seleksi administratif. Akan berhadapan dengan lima tahapan. Tahapan pertama, mereka akan melakukan pengukuran tinggi badan. Kedua pemeriksaan ijazah, untuk memastikan jika ijazah peserta adalah ijazah yang legal. Baik untuk ijazah dari SD hingga SLTA. Ketiga, memastikan kependudukan. Jika untuk ijazah pihak Polda menggandeng Disdik Provinsi Kalteng, untuk urusan kependudukan ini, pihaknya menggandeng Disdukcapil Kota Palangka Raya.

Keempat, adalah untuk mengecek usia dan lainnya. Terakhir, pengambilan nomor urut. Rangkaian tahapan ini dilalui oleh setidaknya 56 peserta calon Akpol, 1264 calon Bintara, dan 136 calon Tamtama.

“Proses seleksi dimulai dari 17 April sampai 9 Agustus 2017 ini,” terang Agus.

Tanpa terasa, semenjak pagi beraktivitas mengikuti agenda seleksi. Sebelum adzan dzuhur berkumandang, panitia memberlakukan waktu istirahat. Barisan, para pedagang yang sudah menunggu dengan sabar, bersiap-siap menghadapi serbuan peserta. Mereka memadati jalan masuk ke area gedung Graha. Menjajakan berbagai makanan, mulai dari rujak, soto, bakso dan aneka jenis lainnya. Mereka dengan sigap melayani seluruh peserta. (*/ram/nto)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 09:48
Kisah Kakek Syahrani, Pedagang Mainan Berkursi Roda (1)

Sempat Lima Hari Tidak Makan dan Minum

Sebelum lumpuh, Syahrani berkeliling dengan sepeda tuanya menawarkan dagangan ke kampung-kampung. Puluhan…

Kamis, 22 Februari 2018 09:52
Menelusuri Bekas Kampung Etnis Tionghoa di Kobar (3/Habis)

Tak Diperhatikan, Tetap Jadi Magnet Wisata Sejarah

Keunikan bangunan tua yang berdiri sejak ratusan tahun silam, serta melihat keseharian warga keturunan…

Kamis, 22 Februari 2018 06:49
Menengok Prosesi Sidang BP4R di Mapolda Kalteng

Berawal dari Joget, Tumbuh Benih-benih Cinta

Wajib hukumnya bagi anggota Polri yang ingin menikah. Harus melewati sidang Badan Pembantu Penasihat…

Rabu, 21 Februari 2018 09:16
Melihat Eksotis Taman Hutan Raya Lapak Jarum yang Memesona

Tebing dan Gua Menambah Keindahan Flora dan Fauna

Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau menyimpan banyak pemandangan alam yang membelalakkan mata. Topografi…

Selasa, 20 Februari 2018 09:13
Menelusuri Bekas Kampung Etnis Tionghoa di Kobar (1)

Sudah Berdiri sejak Zaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit

Bangunan tua bergaya China tradisional yang konon telah berdiri sejak ratusan tahun silam itu, merupakan…

Jumat, 16 Februari 2018 10:54
Fakta Persidangan Dugaan Pembakaran Tujuh Gedung SD

Modus Minta Sumbangan sambil Memetakan Sekolah

Sidang perkara dugaan pembakaran tujuh gedung SD di PN Jakarta Barat, terus berlanjut. Sidang sebelumnya,…

Kamis, 15 Februari 2018 09:36
Ketika Membuka Lahan dengan Cara Dibakar Dilarang

Ratusan Hektare Lokasi Pertanian Sebuai Barat Terbengkalai

Larangan membuka lahan dengan cara dibakar, ternyata berdampak cukup besar bagi masyarakat, karena selama…

Selasa, 13 Februari 2018 10:30

Jaringan Pipa Terbengkalai, Air Tak Mengalir

Berharap Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), dapat mengatasi kesulitan…

Sabtu, 10 Februari 2018 08:11
Melirik Bisnis Budi Daya Madu Kelulut di Kobar (2/Habis)

Satu Liter Bisa Mencapai Rp600 Ribu

Potensi usaha budi daya madu kelulut di Kabupaten Kotawaringin Barat, masih berpeluang besar untuk dikembangkan.…

Senin, 05 Februari 2018 12:52

Melihat Sepak Terjang Anggota Brimob Polda Kalteng di Tanah Papua (1)

Sebanyak 100 anggota Satbrimob Polda Kalteng menjalani tugas di Areal PT Freeport Indonesia, Distrik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .