MANAGED BY:
SENIN
01 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL
Rabu, 19 April 2017 13:29
Catatan Peserta KKN-PPL Mahasiswa UMP di Thailand Selatan (2/Habis)

Sempat Ragu Masuk Daerah Konflik, Ternyata Pattani Aman-aman Saja

Enam mahasiswa peserta KKN-PPL Mahasiswa UMP di Thailand Selatan foto bersama dengan dosen pembimbing Tri Ramdani MPdI menjelang kepulangan ke tanah air.//HUMAS UMP FOR KALTENG POS

PROKAL.CO, Awalnya ada mahasiswa Universitas Muahmmadiyah Palangka Raya (UMP) yang ragu untuk ikut KKN PKL ke Thailand. Karena mereka ditempatkan di wilayah Thailand Selatan. Khususnya wilayah Pattani. Di wilayah ini  sempat menjadi sorotan dunia sebagai negara konflik karena serangan kelompok gerilyawan separatis yang menentang pemerintah pusat.

------------------

NAMUN cerita-cerita “horor” dari media dan teman-teman mereka yang pernah melakukan Kuliah Kerja Nyata dan Praktik Pengalaman Lapangan (KKN-PPL) di Negara Thailand Selatan, tidak membuat enam mahasiswa ini gentar untuk menerima  tawaran untuk KKN-PPL ke Luar Negeri.

Salah seorang peserta KKN-PPL ini mahasiswi PGSD FKIP Dian Retnosari menceritakan, saat memasuki kawasan Thailand Selatan, dia mulai dibayang-banyangi dengan cerita-cerita “horor”.  Ditambah lagi penjagaan oleh Askar (tentara) di pos-pos pinggir jalan. Yang ada dalam bayangan dia adalah akan setiap hari mendengarkan suara ledakan bom. Ternyata setelah dilalui hari demi hari, itu semua tidak terbukti

Dian ditempatkan di Sassamakki School, District Nong Chik Provinsi Pattani. Dilihat dari bangunannya, sekolah ini merupakan salah satu sekolah elit di wilayah tersebut. Sassamakki School merupakan sekolah Islam swasta yang sistem pendidikannya hampir sama dengan pondok pesantren yang ada di Jawa. Mereka menggunakan dua kurikulum, yaitu kurikulum akademik (umum) dan kurikulum agama.

“Saya diamanahi untuk mengajar Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.  Kedatangan saya di sana bagaikan saudara,” tuturnya kepada Kalteng Pos belum lama ini.

Aktivitas mengajar dilakukan selama tiga bulan dua puluh hari. Tak terasa waktu  terlewati begitu cepat sehingga kepulangan Dian dengan air mata.

Sementara mahasiswi lainnya Yulianti, mengungkapkan hal senada. Sejujurnya, dia  juga dihinggapi perasaan  takut karena ditempatkan di salah satu sekolah yang berada di daerah Pattani yaitu Arunsat Vitaya School. Tetapi, pada kenyataanya, aman-aman saja.

Selama beberapa bulan di Pondok Payo, Sekolah Arunsat Vitaya School Thailand Selatan, dia mendapat banyak pengalaman  yang sangat berharga.  Dengan budaya  yang berbeda, dia mencoba untuk bergaul dengan mereka dengan kemampuan bahasa yang seadanya. Beruntungnya dengan budaya keramahan dan kekeluargaan yang tinggi sehingga memudahkannya untuk turut serta  dalam  kegiatan  dan  bersosialisasi. Di sekolah tersebut Yulianti, diminta untuk membantu mengajar anuban (TK), Mutawasit (SMP), dan Tsanawi (SMA).

“Saya merasa bangga karena ternyata bagi pelajar di sana bahasa Indonesia merupakan bahasa yang baik dalam berkomunikasi dan perlu dipelajari,” ucapnya.

Menurut salah satu ketua pengurus pondok dan salah satu pengurus sekolah disana yang biasa  panggi babo (panggilan kepada ayah) Husni,  bahasa Indonesia merupakan bahasa yang tersusun dan murni.

Di daerah penempatan Yuli, bahasa yang digunakan adalah bahasa Thailand Tengah dan Melayu Pattani. Pengalaman yang tak terlupakan menurutnya adalah kegiatan yang tidak hanya untuk bersenang-senang seperti jalan-jalan ke tempat-tempat wisata, ke rumah-rumah warga dan ke rumah-rumah murid. Tapi juga poses  belajar mengajar yang berkesan.

Selain itu sikap kekeluargaan yang sangat hangat. Setibanya di tanah air, membuat dia teringat  masa-masa indah bersama mereka semua.

“Bagi saya mereka semua adalah keluarga. Keluarga yang sangat hangat. Hanya dengan masa yang singkat saja mereka telah membuat saya merasa memiliki keluarga baru,”kata Yulianti.

Perasaan yang sama dirasakan oleh mahasiswa peserta KKN-PPL di Thailand Selatan lainnya seperti Sahlan dan Risna. (ans/b-5/ram/iha)


BACA JUGA

Sabtu, 29 April 2017 09:07

KPP Ingatkan Batas Penyampaian SPT Tahunan

MUARA TEWEH - Direktorat Jenderal Pajak melalui Kantor Pelayanan Pajak Pratama Muara Teweh, mengingatkan…

Jumat, 28 April 2017 08:50

Latih Keberanian Anak

SAMPIT- Demi memeriahkan Hari Kartini sembilan RA/TK yaitu RA Melati, TK Ibnu Saleh, TK Rahmat, TK Algar,…

Jumat, 28 April 2017 08:41

Wujudkan Generasi Mandiri

PALANGKA RAYA - Kegiatan peningkatan kreativitas pemuda dalam rangka mewujudkan generasi pemuda-pemudi…

Jumat, 28 April 2017 08:39

Jasa Raharja Minimalisir Laka Lantas

PALANGKA RAYA - PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Kalimantan Tengah, terus mengutamakan perlindungan…

Kamis, 27 April 2017 11:54

Bank Kalteng Raih Stan Terbaik I

PALANGKA RAYA - Sejak dimulainya Kalteng Trade Expo pada 19 April dan berakhir pada 24 April yang lalu,…

Rabu, 26 April 2017 12:18

DPD Al-Hidayah Gelar Peringatan Isra Mikraj

PALANGKA RAYA - Dalam rangka program kerja DPD Pengajian Al-Hidayah Provinsi Kalteng melalui Biro Dakwah…

Selasa, 25 April 2017 12:01

Berharap Listrik Terangi Pelosok Kalteng

PALANGKA RAYA - Assosiasi Kontraktor Listrik dan mekanikal Indonesia (AKLI) Dewan Pengurus Daerah (DPD)…

Selasa, 25 April 2017 11:57

Betang Harati Gagas Pelatihan Jurnalistik

PALANGKA RAYA - Puluhan generasi muda, baik pekerja swasta dan mahasiswa yang tergabung di organisasi…

Selasa, 25 April 2017 11:53

Guru PAUD Peringati Hari Kartini

PALANGKA RAYA - Dengan busana yang berfariasi, ibu-ibu yang merupakan guru dan Kepala Sekolah PAUD se-Kota…

Selasa, 25 April 2017 11:50

FTIK IAIN Gelar Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah

PALANGKA RAYA – Mahasiswa tidak cukup hanya diberikan teori mata kuliah di dalam kelas, tetapi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .