MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 19 April 2017 11:16
Menelisik Motif Pembongkaran Makam Mantan Ketua DPRD Lamandau
POLICE LINE: Makam mantan ketua DPRD Lamandau Mozes Pause yang dibongkar pencuri, dirapikan kembali serta dipasang police line, Selasa (18/4). (ARYO/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Peristiwa pembongkaran makam mantan Ketua DPRD Kabupaten Lamandau oleh orang tak dikenal itu, cukup menyedot perhatian masyarakat Bumi Bahaum Bakuba.

ARYO, Nanga Bulik

MANTAN ketua dewan dua periode itu, meninggal pada 2015 silam diduga  akibat serangan jantung. Mozes Pause dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP)  Kabupaten Lamandau Jalan Trans Kalimantan KM13 Nanga Bulik.

Pencurian yang telah dilaporkan kepada pihak kepolisian Polres Lamandau pada Senin (17/4) oleh istri almarhum Moses Pause, Kariani (55), sudah dalam penyelidikan pihak Polres Lamandau.

“Istri almarhum yang melaporkan kejadian adanya pembongkaran makam suaminya  ke SPKT Polres Lamandau, sedang kita selidiki, termasuk motifnya apa,” kata Kapolres Lamandau AKBP Muchtar Supiandi Siregar melalui Kasat Intel AKP I Gusti Lanang Suganda, Selasa (19/4).

Setelah menerima laporan itu, petugas piket SPKT beserta piket fungsi di Polres Lamandau berangkat menuju TKP. Sesamianya di lokasi kejadian, makam sudah dalam keadaan terbongkar dan dirusak. Penutup peti dibongkar dan dipotong dengan gergaji.

“Pelaku membuka isi tas yang disimpan oleh keluarga korban di dalam makam, isi tas yang  telah hilang tersebut antara lain beberapa lembar pakaian, senter, jam tangan, cincin bermata kecubung yang dinilai oleh keluarga korban tidak ada nilainya,” ungkapnya.

Pelaku yang diduga lebih dari satu orang dan menggunakan kendaraan roda 4 ini, selain meninggalkan sejumlah jejak, juga sebuh alat senter kepala sebagai alat penerangan saat membongkar makam.

“Keterangan penjaga taman makam pahlawan M Hidayat, sebelumnya keluarga korban melakukan doa bersama dan menyalakan lilin pada saat malam paskah di makam tersebut, baru pada Senin (17/4) sekitar  pukul 07.30 WIB dirinya melihat makam sudah dalam keadaan terbongkar dan rusak, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban," bebernya.

Pada kesempatan berbeda, sejumlah warga mengaku terkejut dan hampir tak percaya jika makam mantan ketua DPRD Lamandau yang dikenal ramah dan dekat dengan masyarakat tersebut ada yang membongkarnya.

“Kita tidak habis pikir, kenapa sampai makam tersebut dibongkar, kalau memang pencurian, nekat benar dan kurang ajar itu pencurinya,” cetus seorang warga Nanga Bulik, Nurdin.

Dirinya menduga si pencuri pernah mengikuti prosesi pemakamannya, sehingga mengetahui posisi tas yang ada di dalam peti secara pas dengan lubang yang digergaji. “Kita tidak tau untuk apa semua barang yang dicuri tersebut, apakah untuk dijual lagi atau untuk kepentingan lainya, untuk itu kita berharap pelakunya segera dapat ditangkap polisi,” harapnya.

Pantauan Kalteng Pos di TKP, makam tersebut sudah dirapikan kembali dan dipasangi police line, maling yang kini dikutuk keluarga dan masyarakat.

Suasana TMP sendiri terlihat sepi dengan pintu gerbang tertutup rapat, walau ada bangunan tempat tinggal penjaga makam, namun saat disambangi Kalteng Pos, tak ada seorang pun di tempat tersebut. (*/c2)


BACA JUGA

Sabtu, 09 September 2017 07:04
Pariman, Pengidap Penyakit Misterius Pascaoperasi

Dada Membengkak, Tak Punya Biaya untuk Kemoterafi

Pariman sontak menjadi perhatian dan keprihatinan dari masyarakat Kota Nanga Bulik, karena harus menahan…

Minggu, 03 September 2017 21:56
Sukarman, Tiga Tahun Derita Kanker Darah

Sudah 25 Kali Masuk Rumah Sakit, Dirujuk ke Banjarmasin Tidak Punya Biaya

Sukarman (54) hanya bisa terbaring di dalam rumah berukuran 4x6 milik Anjeng Kartini seorang warga di…

Sabtu, 02 September 2017 01:41
Rinco Norkim Berpulang

Selamat Jalan “Sang Penjaga Hutan”

  DI TENGAH kekhidmatan merayakan Hari Raya Iduladha, kabar duka juga tiba-tiba terdengar menjelang…

Selasa, 22 Agustus 2017 06:56
Cara Polres Kobar Mencegah Karhutla di Bumi Marunting Batu Aji

Sebarkan Maklumat Kapolda Sampai ke Desa Terpencil

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) begitu intens menjaga daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:07

Oleh-oleh dari menuntut Ilmu di Negeri Matahari, Jepang (11)

Banyak alasan orang dewasa di Jepang menunda perkawinan. Bahkan terkesan momok bagi mereka yang ingin…

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:50
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (7)

Pekerja Dilarang Telat, Transportasi Harus Sesuai Perjanjian

Teraturnya lalu lintas di Jepang membuat kagum banyak orang, termasuk rombongan Kalteng Pos Group. Jalan…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:58
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (6)

Hachiko Anjing Setia Terkenal setelah Masuk Koran

Hachiko tak kenal menyerah untuk menemukan majikannya. Si anjing itu tetap setia menunggu Profesor Ueno…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:53
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (5)

Anjing Hachiko Sembilan Tahun Menunggu Tuannya

Berkunjung ke Jepang rasanya kurang lengkap sebelum mengunjungi Patung Hachiko. Patung itu dibuat untuk…

Selasa, 15 Agustus 2017 06:24
Slamet, Seniman Berbakat dari Lapas Klas IIB Pangkalan Bun

Lukisan Bupati Jadi Kado di Hari Kemerdekaan

Selama menjalani sepertiga masa hukuman, sudah sederet lukisan lahir dari tangan seniman Slamet Wisnu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .