MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Rabu, 19 April 2017 11:16
Menelisik Motif Pembongkaran Makam Mantan Ketua DPRD Lamandau
POLICE LINE: Makam mantan ketua DPRD Lamandau Mozes Pause yang dibongkar pencuri, dirapikan kembali serta dipasang police line, Selasa (18/4). (ARYO/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Peristiwa pembongkaran makam mantan Ketua DPRD Kabupaten Lamandau oleh orang tak dikenal itu, cukup menyedot perhatian masyarakat Bumi Bahaum Bakuba.

ARYO, Nanga Bulik

MANTAN ketua dewan dua periode itu, meninggal pada 2015 silam diduga  akibat serangan jantung. Mozes Pause dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP)  Kabupaten Lamandau Jalan Trans Kalimantan KM13 Nanga Bulik.

Pencurian yang telah dilaporkan kepada pihak kepolisian Polres Lamandau pada Senin (17/4) oleh istri almarhum Moses Pause, Kariani (55), sudah dalam penyelidikan pihak Polres Lamandau.

“Istri almarhum yang melaporkan kejadian adanya pembongkaran makam suaminya  ke SPKT Polres Lamandau, sedang kita selidiki, termasuk motifnya apa,” kata Kapolres Lamandau AKBP Muchtar Supiandi Siregar melalui Kasat Intel AKP I Gusti Lanang Suganda, Selasa (19/4).

Setelah menerima laporan itu, petugas piket SPKT beserta piket fungsi di Polres Lamandau berangkat menuju TKP. Sesamianya di lokasi kejadian, makam sudah dalam keadaan terbongkar dan dirusak. Penutup peti dibongkar dan dipotong dengan gergaji.

“Pelaku membuka isi tas yang disimpan oleh keluarga korban di dalam makam, isi tas yang  telah hilang tersebut antara lain beberapa lembar pakaian, senter, jam tangan, cincin bermata kecubung yang dinilai oleh keluarga korban tidak ada nilainya,” ungkapnya.

Pelaku yang diduga lebih dari satu orang dan menggunakan kendaraan roda 4 ini, selain meninggalkan sejumlah jejak, juga sebuh alat senter kepala sebagai alat penerangan saat membongkar makam.

“Keterangan penjaga taman makam pahlawan M Hidayat, sebelumnya keluarga korban melakukan doa bersama dan menyalakan lilin pada saat malam paskah di makam tersebut, baru pada Senin (17/4) sekitar  pukul 07.30 WIB dirinya melihat makam sudah dalam keadaan terbongkar dan rusak, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban," bebernya.

Pada kesempatan berbeda, sejumlah warga mengaku terkejut dan hampir tak percaya jika makam mantan ketua DPRD Lamandau yang dikenal ramah dan dekat dengan masyarakat tersebut ada yang membongkarnya.

“Kita tidak habis pikir, kenapa sampai makam tersebut dibongkar, kalau memang pencurian, nekat benar dan kurang ajar itu pencurinya,” cetus seorang warga Nanga Bulik, Nurdin.

Dirinya menduga si pencuri pernah mengikuti prosesi pemakamannya, sehingga mengetahui posisi tas yang ada di dalam peti secara pas dengan lubang yang digergaji. “Kita tidak tau untuk apa semua barang yang dicuri tersebut, apakah untuk dijual lagi atau untuk kepentingan lainya, untuk itu kita berharap pelakunya segera dapat ditangkap polisi,” harapnya.

Pantauan Kalteng Pos di TKP, makam tersebut sudah dirapikan kembali dan dipasangi police line, maling yang kini dikutuk keluarga dan masyarakat.

Suasana TMP sendiri terlihat sepi dengan pintu gerbang tertutup rapat, walau ada bangunan tempat tinggal penjaga makam, namun saat disambangi Kalteng Pos, tak ada seorang pun di tempat tersebut. (*/c2)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 09:48
Kisah Kakek Syahrani, Pedagang Mainan Berkursi Roda (1)

Sempat Lima Hari Tidak Makan dan Minum

Sebelum lumpuh, Syahrani berkeliling dengan sepeda tuanya menawarkan dagangan ke kampung-kampung. Puluhan…

Kamis, 22 Februari 2018 09:52
Menelusuri Bekas Kampung Etnis Tionghoa di Kobar (3/Habis)

Tak Diperhatikan, Tetap Jadi Magnet Wisata Sejarah

Keunikan bangunan tua yang berdiri sejak ratusan tahun silam, serta melihat keseharian warga keturunan…

Kamis, 22 Februari 2018 06:49
Menengok Prosesi Sidang BP4R di Mapolda Kalteng

Berawal dari Joget, Tumbuh Benih-benih Cinta

Wajib hukumnya bagi anggota Polri yang ingin menikah. Harus melewati sidang Badan Pembantu Penasihat…

Rabu, 21 Februari 2018 09:16
Melihat Eksotis Taman Hutan Raya Lapak Jarum yang Memesona

Tebing dan Gua Menambah Keindahan Flora dan Fauna

Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau menyimpan banyak pemandangan alam yang membelalakkan mata. Topografi…

Selasa, 20 Februari 2018 09:13
Menelusuri Bekas Kampung Etnis Tionghoa di Kobar (1)

Sudah Berdiri sejak Zaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit

Bangunan tua bergaya China tradisional yang konon telah berdiri sejak ratusan tahun silam itu, merupakan…

Jumat, 16 Februari 2018 10:54
Fakta Persidangan Dugaan Pembakaran Tujuh Gedung SD

Modus Minta Sumbangan sambil Memetakan Sekolah

Sidang perkara dugaan pembakaran tujuh gedung SD di PN Jakarta Barat, terus berlanjut. Sidang sebelumnya,…

Kamis, 15 Februari 2018 09:36
Ketika Membuka Lahan dengan Cara Dibakar Dilarang

Ratusan Hektare Lokasi Pertanian Sebuai Barat Terbengkalai

Larangan membuka lahan dengan cara dibakar, ternyata berdampak cukup besar bagi masyarakat, karena selama…

Selasa, 13 Februari 2018 10:30

Jaringan Pipa Terbengkalai, Air Tak Mengalir

Berharap Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), dapat mengatasi kesulitan…

Sabtu, 10 Februari 2018 08:11
Melirik Bisnis Budi Daya Madu Kelulut di Kobar (2/Habis)

Satu Liter Bisa Mencapai Rp600 Ribu

Potensi usaha budi daya madu kelulut di Kabupaten Kotawaringin Barat, masih berpeluang besar untuk dikembangkan.…

Senin, 05 Februari 2018 12:52

Melihat Sepak Terjang Anggota Brimob Polda Kalteng di Tanah Papua (1)

Sebanyak 100 anggota Satbrimob Polda Kalteng menjalani tugas di Areal PT Freeport Indonesia, Distrik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .