MANAGED BY:
SELASA
17 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 18 April 2017 07:30
Kisah Bripka Yoyo yang Sukses Menjadi Negosiator
Dapat Reward Setelah Mengamankan Tersangka Pembunuh Istri dan Bebaskan Balita
Kapolres Kotim AKBP JP Siboro ketika menyerahkan reward kepada Bripka Yoyo Prasetyo atas dedikasinya menjalankan tugas, Senin (17/4). //SONY/KALTENG POS

PROKAL.CO, Nama Bripka Yoyo Prasetyo mendadak menjadi perbincangan di kalangan internal Polres Kotim. Bahkan ia mendapat reward setelah aksi negosiator yang dilakukannya saat mengamankan Banjir, tersangka KDRT sekaligus pembunuhan terhadap istrinya sendiri. Apalagi saat itu tersangka menggenggam parang sambil menggendong anaknya yang masih balita.

SONI, Sampit

Aksi menegangkan memang sempat terjadi ketika tersangka menolak menyerahkan sebilah parang yang berlumuran darah. Sebab parang itu lah yang ia gunakan untuk menghabisi nyawa istrinya Pitae, beberapa waktu lalu. Namun yang menjadi permasalahan, parang itu dibawa tersangka sambil menggendong anaknya. Berkat kesabaran dan cara pendekatan yang humanis oleh Bripka Yoyo Prasetyo, tersangka pun luluh. Sehingga dapat diamankan tanpa melakukan perlawanan, terutama anak korban yang keselamatannya sangat terancan waktu itu.

“Apa yang dilakukan oleh Bripka Yoyo perlu menjadi contoh bagi anggota yang lain. Saat menjalankan tugas atau menangani permasalahan tidak harus bertindak keras atau ikut terbawa emosi. Dalam situasi apapun,” kata Kapolres Kotim AKBP JP Siboro ketika memberikan sambutan pada upacara pemberian reward kepada Bripka Yoyo, Senin (17/4).

Pendekatan yang baik diakui kapolres menjadi bukti ampuh dalam setiap penyelesaian masalah. Begitu pula yang dilakukan anggota Polsek Antang Kalang tersebut. Tanpa membawa senjata meski nyawa sendiri menjadi taruhan. “Kami  berharap nantinya bisa menjadi contoh kepada anggota lainnya yang menjalankan tugas bisa menghadapi permasalahan dengan tenang. Kami berikan reward ini sendiri sebagai motivasi tidak hanya yang sudah berprestasi, tetapi juga anggota lainnya bisa melakukannya juga,” tegas kapolres.

Sementara itu Bripka Yoyo Prasetyo mengaku bangga dan senang dengan penghargaan yang diterimanya. Walaupun apa yang dilakukannya memang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab sebagai polisi. Saat akan mengamankan Banjir, Bripka Yoyo bukan tanpa rasa takut. Namun ia megaku pasrah dan menyerahkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Pasalnya saat itu, di dalam benaknya hanya untuk membebaskan sang balita dalam dekapan ayahnya sendiri.

Selain itu, kondisi dan situasi mencekam. Beberapa warga yang sudah panik ingin melakukan tindakannnya sendiri. Namun dengan cara pendekatan dan bujuk rayunya dan menjamin keselamatan pelaku, akhirnya luluh juga.“Saya hanya pasrah dan berharap pelaku percaya untuk menyerahkan parang yang dibawanya, kalau tidak anaknya bakal celaka. Saya hanya mencoba membujuk dan meyakinkan bahwa pelaku akan aman dan tidak ada yang menyakitinya,” jelasnya. (ang/dar)

 


BACA JUGA

Kamis, 05 Oktober 2017 06:41
Cara Kodim 1015 Sampit Memperingati Hari Jadi

Dandim Kunjungi Bocah Lumpuh dan Berikan Santunan

Berbagai kegiatan sosial dilaksanakan Kodim 1015 Sampit dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-72,…

Sabtu, 23 September 2017 07:48
Kesan Armada Band Manggung Pertama di Lamandau

Lantunkan 10 Lagu, Takjub Lihat Antusias Penonton

Kehadiran grup band Armada di Bumi Bahaum Bakuba Kabupaten Lamandau dalam memeriahkan Pesta Paduan Suara…

Sabtu, 09 September 2017 07:04
Pariman, Pengidap Penyakit Misterius Pascaoperasi

Dada Membengkak, Tak Punya Biaya untuk Kemoterafi

Pariman sontak menjadi perhatian dan keprihatinan dari masyarakat Kota Nanga Bulik, karena harus menahan…

Minggu, 03 September 2017 21:56
Sukarman, Tiga Tahun Derita Kanker Darah

Sudah 25 Kali Masuk Rumah Sakit, Dirujuk ke Banjarmasin Tidak Punya Biaya

Sukarman (54) hanya bisa terbaring di dalam rumah berukuran 4x6 milik Anjeng Kartini seorang warga di…

Sabtu, 02 September 2017 01:41
Rinco Norkim Berpulang

Selamat Jalan “Sang Penjaga Hutan”

  DI TENGAH kekhidmatan merayakan Hari Raya Iduladha, kabar duka juga tiba-tiba terdengar menjelang…

Selasa, 22 Agustus 2017 06:56
Cara Polres Kobar Mencegah Karhutla di Bumi Marunting Batu Aji

Sebarkan Maklumat Kapolda Sampai ke Desa Terpencil

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) begitu intens menjaga daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:07

Oleh-oleh dari menuntut Ilmu di Negeri Matahari, Jepang (11)

Banyak alasan orang dewasa di Jepang menunda perkawinan. Bahkan terkesan momok bagi mereka yang ingin…

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:50
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (7)

Pekerja Dilarang Telat, Transportasi Harus Sesuai Perjanjian

Teraturnya lalu lintas di Jepang membuat kagum banyak orang, termasuk rombongan Kalteng Pos Group. Jalan…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:58
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (6)

Hachiko Anjing Setia Terkenal setelah Masuk Koran

Hachiko tak kenal menyerah untuk menemukan majikannya. Si anjing itu tetap setia menunggu Profesor Ueno…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .