MANAGED BY:
SELASA
27 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Minggu, 16 April 2017 22:21
Momen Paskah: Mengais Berkah di Antara Peziarah
Menjelang malam Paskah. Tempat Pemakaman Umum ( TPU) Kristen Jalan Tjilik Riwut Km 1,5 dipadati pengunjung. Tampak rombongan peziarah sudah mulai memadati TPU. (DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Semenjak Jumat (14/4) lalu, suasana di sekitar Kuburan Kristen di Jalan Tjilik Riwut Km 2,5 begitu ramai. Tidak seperti biasanya. Kemarin, puluhan pedagang membuka lapak. Mereka menjual berbagai jenis bunga dan lilin. Serta, ada juga yang menjual makanan.

JAMIL JANUANSYAH, Palangka Raya

AROMA wangi bunga merekah dari lapak pedagang. Warna-warni dari tampilan bunga-bunga tersebut, ditambah lagi penjual menyusun dan menatanya, memanjakan peziarah. Apalagi, saat pertama kali memasuki pintu masuk atau gerbang, barisan pedagang bunga akan menjadi pemandangan pertama yang menyejukkan.

Bunga yang dijual juga berbeda. Mulai dari produk lokal hingga didatangkan dari luar Kalteng. Harganya juga bervariatif. Dari ribuan hingga ratusan ribu rupiah. “Kalau yang itu harganya Rp200 ribu. Karena ada bunga Anthurium yang tidak ada di sini. Jadi harus memesan dulu ke Malang,” ucap Irma sambil menunjuk bunga yang sudah siap jual.

Sambil menata bunga yang akan dia jual, warga Jalan Kariraman ini mengatakan, setiap perayaan Paskah, dia akan mengais berkah di tempat tersebut. Tangan terampilnya menata bunga dengan rapi. Sambil terus bercerita, dia tetap melanjutkan untuk memotong bunga. Tarian gunting yang dipegangnya, memotong halus satu demi satu tangkai bunga yang layu. Sedangkan, bunga yang terlihat segar, akan ditata di vas bunga dan dijual kepada para peziarah.

“Setiap tahun, jualannya di sini dan di tempat ini. Istilahnya turun gunung. Kalau Jumat (14/4) kemarin, penghasilannya Rp2 juta. Kalau hari ini, mudah-mudahan lebih ramai,” ungkapnya sambil tersenyum manis, Sabtu (15/4).

Berkah paskah juga dirasakan para pedagang lainnya. Puluhan pedagang yang berbaris di sepanjang jalan menuju ke arah kuburan, tanpa ragu menawarkan dagangannya. Mulai dari pedagang kerupuk, es jeruk, gorengan, bakso, balon, hingga pedagang rujak buah juga ada.

Selain itu, ada juga belasan anak-anak. Kalau dilihat dari postur tubuh dan perwajahannya. Mereka ini berumur delapan hingga 14 tahun. Sebagian dari mereka ada yang memegang sapu. Ada juga yang bermodal tangan kosong. Tanpa ragu, mereka menawarkan jasa untuk membersihkan kuburan.

“Bersihkan kuburan kah mang (om , Red)?,” tawar seorang anak-anak kepada penulis.

Saat jasa mereka diperlukan, dua sampai lima orang anak-anak akan membersihkan satu kuburan. Saat belum diperlukan, anak-anak ini berkeliling menawarkan jasanya kepada para peziarah. Ada juga yang memilih beristirahat.  Para peziarah terus berdatangan. Pulang satu, datang lagi yang lain. Mereka melakukan ziarah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) keluarga yang telah wafat.

“Datang untuk berziarah. Membersihkan kuburan, menaruh bunga, menyalakan lilin, serta memanjatkan doa untuk Bue (Kakek , Red),” ucap Dede, seorang peziarah usai berdoa di kuburan kakeknya. (*/c3)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 08:00
Wakapolres dan Kasat Binmas Polres Seruyan Berganti

Nandang: Jaga Amanah Sebaik-baiknya

Pejabat Wakapolres dan Kasat Binmas Polres Seruyan mengalami pergeseran. Wakapolres yang sebelumnya…

Jumat, 23 Juni 2017 07:30
Mengikuti Silaturahmi Bupati dengan Mahasiswa

Harapkan Peran Pemuda dalam Membangun Daerah

Silaturahmi dengan semua elemen masyarakat Kabupaten Seruyan, termasuk dengan pemuda dan mahasiswa,…

Rabu, 21 Juni 2017 23:01
UKBI dan Diskusi Terpumpun bagi Wartawan se-Kota Palangka Raya (1)

Memartabatkan Bahasa Indonesia Melalui Tulisan

Wartawan adalah profesi yang paling tinggi keterlibatannya dengan bahasa Indonesia. Setiap hari harus…

Minggu, 18 Juni 2017 15:39
Mengenal Fahrizal Fitri, Kepala DLH Kalimantan Tengah yang Baru Dilantik (2/Habis)

Mendorong Investasi tetapi Lingkungan Tetap Lestari

Ketika resmi menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalteng, Fahrizal Fitri sudah menyiapkan agenda…

Sabtu, 17 Juni 2017 13:08
Mengenal Fahrizal Fitri, Kepala DLH Kalimantan Tengah yang Baru Dilantik (1)

10 Piala Adipura Diraih, Fokus Wujudkan Kalteng BERKAH

Sosok Fahrizal Fitri sangat fenomenal di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Raihan piala Adipura…

Sabtu, 10 Juni 2017 19:09

17 Tahun Masrani dan Santi Bersepeda Keliling Indonesia Mencari Obat Epilepsi

Tekad yang kuat bahkan bisa dibilang nekat, aksi Masrani benar-benar heroik. Pria 48 tahun itu lupa…

Selasa, 06 Juni 2017 09:19
Kapolres Bersama Pegawai Disperindagsar Cek Harga Sembako di Kalangan Pedagang

Kaget Harga Berbeda, Polisi Lakukan Penyelidkan dan Satgas Mafia Pangan Mendalami

Puasa Ramadan sudah berjalan selama sepuluh hari. Satgas Mafia Pangan terus menjalankan fungsinya. Mengawasi…

Senin, 05 Juni 2017 22:22

Cara Masyarakat Bumi Tambun Bungai Mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika (2/habis)

Musala Noor Hidayah II Jalan S Parman Palangka Raya dibangun pada 1970. Tempat ibadah yang kini di bawah…

Senin, 05 Juni 2017 22:17

Cara Masyarakat Bumi Tambun Bungai Mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika (1)

Di Palangka Raya khususnya dan di Kalteng secara umum, ada bangunan gereja dan masjid saling berdampingan,…

Kamis, 01 Juni 2017 21:13
Jejak Sejarah Islam di Kesultanan Kutaringin Kalimantan Tengah (2/Habis)

Kyai Gede dan Pengaruhnya terhadap Perkembangan Pemerintahan

Sejarah Islam di masa Kesultanan Kutaringin di Bumi Marunting Batu Aji tidak terlepas dari beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .