MANAGED BY:
KAMIS
14 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 15 April 2017 08:46
Sugianto: Bagaimanapun Caranya, PAD Harus Meningkat

Pertambangan dan Perkebunan Jadi Target Utama

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran memastikan dirinya tidak main-main dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Berbagai cara dan upaya akan dilakukan untuk memaksimalkan semua sektor sumber pendapatan.

Menurut Sugianto, saat ini sektor pertambangan dan perkebunan menjadi sasaran utama dalam penggalian PAD. Terbaru, salah satu upaya untuk mencegah kebocoran PAD dari sektor pertambangan, telah dibentuk Tim Pengawasan Terpadu Optimalisasi PAD.

Tim pengawas terpadu ini ditugaskan khusus untuk menjaga dua titik yang rawan, yakni Pos Rangga Ilung di Kabupaten Barito Selatan dan Pos Pasar Panas di Kabupaten Barito Timur.

“Saya tidak ingin lagi ada kebocoran-kebocoran PAD kita dari sektor pertambangan,” tegas Sugianto, Jumat (14/4) malam.

Tim terpadu yang dibentuk berdasarkan SK Gubernur Kalteng Nomor 188.44/155/2017 itu melibatkan sejumlah lembaga atau instansi dari satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) di Kalteng.

Diungkapkan gubernur, selama ini diduga kebocoran PAD dari sektor pertambangan akibat lemahnya pengawasan, nilainya cukup besar, mencapai miliaran. Bocornya pendapatan daerah itu terutama akibat banyaknya angkutan pertambangan batu bara, baik yang melalui Sungai Barito maupun jalan negara, yang lolos begitu saja tanpa terlebih dulu melaksanakan kewajiban-kewajibannya terhadap daerah.

“Ke depan, saya tidak mau lagi hal itu terjadi,” tandas dia.

Sebelumnya, gubernur juga sempat geram atas kejadian begitu mudah lolosnya tongkang bermuatan batubara yang kerap terjadi di perairan Barito wilayah Kalteng. hal tersebut karena diduga ada oknum yang berupaya meloloskan berbagai cara serta lemahnya komitmen para pihak terutama KUPP dan KSOP, serta tidak sinkronnya institusi pusat tersebut dengan pemerintah daerah yaitu dinas ESDM Kalteng.

Untuk itu, Sugianto juga meminta komitmen dari pihak otoritas pelabuhan di pintu keluar Kalteng, untuk menghormati upaya Pemprov memaksimalkan PAD dengan tidak mudah meloloskan tongkang lewat tanpa rekomendasi pengangkutan dan penjualan minerba.

“Tanpa rekomendasi yang dikeluarkan dari Dinas ESDM, saya minta KSOP/KUPP jangan sampai meloloskan tongkang keluar, jangan bolehkan dia berlayar. Ini harus dilakukan untuk penyelamatan SDA Kalteng sebelum bayar royaltinya kepada pemerintah,” tegas dia.

Terkait pendapatan daerah selama 2016 lalu, Sugianto menjelaskan, meskipun belum siginifikan, namun upaya-upaya untuk meningkatkannya sudah menunjukan hasil.

“Selama ini kan kita baru sebatas imbauan-imbauan, belum sampai ke penindakan. Hasilnya sudah ada meskipun belum signifikan. Nah sekarang kita akan mulai itu (penindakan),” ujarnya.

Pada 2016 lalu, pendapatan asli daerah Kalteng dinilai cukup memuaskan dan mengalami peningkatan di banding tahun sebelumnya.

Tahun Anggaran 2015 realiasi penerimaan pendapatan daerah sebesar Rp3,252 triliun lebih atau 91,75 persen dari target yang ditetapkan Rp 3,545 triliun lebih. Sedangkan tahun 2016, terdapat kenaikkan realiasasi penerimaan sebesar Rp 295,627 miliar lebih atau 9,09 persen dari penerimaan tahun 2015.

“Artinya, realisasi PAD yang berhasil dihimpun sepanjang tahun 2016 mencapai Rp1,158 triliun atau 93,92 persen dari target sebesar Rp1,233 triliun lebih,” sebut Sugianto. (nto)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 08:30

Peduli HAM, Bupati Lamandau Terima Penghargaan dari Menteri

NANGA BULIK-Upaya dari Pemerintah Kabupaten Lamandau peduli terhadap Hak Azasi Manusia (HAM) dapatkan…

Sabtu, 09 Desember 2017 06:14

5 Terpidana Tipikor Dieksekusi, Rp616 Juta Uang Negara Diselamatkan

NANGA BULIK-Kejaksaan Negeri Lamandau sangat serius memerangi tindak pidana korupsi (Tipikor) di wilayah…

Jumat, 08 Desember 2017 06:25
DPRD Kotim

Peredaran Narkoba di Kotim Parah

SAMPIT- Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) didesak untuk mempercepat pembentukan Badan Narkotika Nasional…

Kamis, 07 Desember 2017 23:33

Kelotok Hantam Tongkang! Motoris Lompat, Bapak dan Anak Tenggelam

MUARA TEWEH–Tak disangka, tongkang yang berlabuh dan terikat pada pancang membawa petaka. Wahyu…

Kamis, 07 Desember 2017 23:23

FANTASTIS ! Polisi Gagalkan Peredaran 3.740.000 Butir Zenith

SAMPIT-Satreskoba Polres Kotim sukses besar dalam upaya menggagalkan masuknya obat daftar G jenis Charnophen…

Kamis, 07 Desember 2017 08:20

ASTAGA ! Beberapa Pasangan Berbuat Mesum di Kos-kosan

SAMPIT-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotawaringin Timur akan mengawasi secara ketat tempat…

Kamis, 07 Desember 2017 07:22

Kepala Daerah Diingatkan Menjabarkan Janji saat Kampanye

PANGKALAN BUN-Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah beserta Wakil Bupati Kobar H Ahmadi Riansyah…

Rabu, 06 Desember 2017 06:16

TEGAS ! Tiga Tempat Maksiat Resmi Ditutup

SAMPIT-Pemerintah Kabupaten Kotim akhirnya resmi menutup tiga kawasan lokalisasi, Selasa (5/12). Tiga…

Selasa, 05 Desember 2017 06:17
DPRD Kotim

Pembangunan di Kotim Belum Merata

SAMPIT-Terbatasnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) membuat pembangunan dalam segala bidang…

Minggu, 03 Desember 2017 16:23

Inalillah Wainnailaihi Rojiun,Kepala Kanwil Kemekumham Kalteng Berpulang

PALANGKA RAYA- Kabar duka menyelimuti keluarga besar di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .