MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 15 April 2017 08:46
Sugianto: Bagaimanapun Caranya, PAD Harus Meningkat

Pertambangan dan Perkebunan Jadi Target Utama

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran memastikan dirinya tidak main-main dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Berbagai cara dan upaya akan dilakukan untuk memaksimalkan semua sektor sumber pendapatan.

Menurut Sugianto, saat ini sektor pertambangan dan perkebunan menjadi sasaran utama dalam penggalian PAD. Terbaru, salah satu upaya untuk mencegah kebocoran PAD dari sektor pertambangan, telah dibentuk Tim Pengawasan Terpadu Optimalisasi PAD.

Tim pengawas terpadu ini ditugaskan khusus untuk menjaga dua titik yang rawan, yakni Pos Rangga Ilung di Kabupaten Barito Selatan dan Pos Pasar Panas di Kabupaten Barito Timur.

“Saya tidak ingin lagi ada kebocoran-kebocoran PAD kita dari sektor pertambangan,” tegas Sugianto, Jumat (14/4) malam.

Tim terpadu yang dibentuk berdasarkan SK Gubernur Kalteng Nomor 188.44/155/2017 itu melibatkan sejumlah lembaga atau instansi dari satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) di Kalteng.

Diungkapkan gubernur, selama ini diduga kebocoran PAD dari sektor pertambangan akibat lemahnya pengawasan, nilainya cukup besar, mencapai miliaran. Bocornya pendapatan daerah itu terutama akibat banyaknya angkutan pertambangan batu bara, baik yang melalui Sungai Barito maupun jalan negara, yang lolos begitu saja tanpa terlebih dulu melaksanakan kewajiban-kewajibannya terhadap daerah.

“Ke depan, saya tidak mau lagi hal itu terjadi,” tandas dia.

Sebelumnya, gubernur juga sempat geram atas kejadian begitu mudah lolosnya tongkang bermuatan batubara yang kerap terjadi di perairan Barito wilayah Kalteng. hal tersebut karena diduga ada oknum yang berupaya meloloskan berbagai cara serta lemahnya komitmen para pihak terutama KUPP dan KSOP, serta tidak sinkronnya institusi pusat tersebut dengan pemerintah daerah yaitu dinas ESDM Kalteng.

Untuk itu, Sugianto juga meminta komitmen dari pihak otoritas pelabuhan di pintu keluar Kalteng, untuk menghormati upaya Pemprov memaksimalkan PAD dengan tidak mudah meloloskan tongkang lewat tanpa rekomendasi pengangkutan dan penjualan minerba.

“Tanpa rekomendasi yang dikeluarkan dari Dinas ESDM, saya minta KSOP/KUPP jangan sampai meloloskan tongkang keluar, jangan bolehkan dia berlayar. Ini harus dilakukan untuk penyelamatan SDA Kalteng sebelum bayar royaltinya kepada pemerintah,” tegas dia.

Terkait pendapatan daerah selama 2016 lalu, Sugianto menjelaskan, meskipun belum siginifikan, namun upaya-upaya untuk meningkatkannya sudah menunjukan hasil.

“Selama ini kan kita baru sebatas imbauan-imbauan, belum sampai ke penindakan. Hasilnya sudah ada meskipun belum signifikan. Nah sekarang kita akan mulai itu (penindakan),” ujarnya.

Pada 2016 lalu, pendapatan asli daerah Kalteng dinilai cukup memuaskan dan mengalami peningkatan di banding tahun sebelumnya.

Tahun Anggaran 2015 realiasi penerimaan pendapatan daerah sebesar Rp3,252 triliun lebih atau 91,75 persen dari target yang ditetapkan Rp 3,545 triliun lebih. Sedangkan tahun 2016, terdapat kenaikkan realiasasi penerimaan sebesar Rp 295,627 miliar lebih atau 9,09 persen dari penerimaan tahun 2015.

“Artinya, realisasi PAD yang berhasil dihimpun sepanjang tahun 2016 mencapai Rp1,158 triliun atau 93,92 persen dari target sebesar Rp1,233 triliun lebih,” sebut Sugianto. (nto)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 22:15

Tuntaskan Permasalahan Tata Ruang Wilayah

PALANGKA RAYA-Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA-SKMA) wilayah Kalimantan menggelar…

Selasa, 17 April 2018 10:10

WADOHH..!!! 242 Warga dan Kapolsek Keracunan

PULANG PISAU-Ratusan warga yang terdiri dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa harus dilarikan ke…

Selasa, 17 April 2018 10:05

Kanit Provos dan Bendahara Terjaring OTT

KUALA KAPUAS- Dua aparatur sipil negara (ASN) di Kapuas diamankan polisi, Senin sore (16/4). ASN yang…

Minggu, 08 April 2018 23:54

TEGAS...! DAD Kalteng Putuskan Wilmar Disidang Adat

PALANGKA RAYA- Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng memutuskan akan menyidang adat perusahaan Besar Swasta…

Jumat, 06 April 2018 08:11

Pangdam Cek Pengerjaan Jalan Pararel Perbatasan Kalimantan

PALANGKA RAYA-Kalimantan merupakan beranda terdepan bangsa Indonesia yang mencerminkan keberadaan negara…

Rabu, 04 April 2018 09:30

BUKTIKAN …! 19 Perwira Naik Pangkat

PALANGKA RAYA-Sebanyak 19 perwira di jajaran Korem 102/ Pjg termasuk enam Komandan Rayon Militer…

Rabu, 04 April 2018 09:22

Pemuda Harus Bekali Diri dengan Pengetahuan dan Pengalaman

PALANGKA RAYA-Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memasuki masa yang seolah-olah mustahil bagi…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:05
Fenomena dan Fakta Jalan Rusak di Tengah Perkotaan

COBA LIHAT..!! Ini Namanya Dibuat Tidak Dirawat

RUSAKNYA jalanan di tengah perkotaan, mencoreng wajah cantik Kota Palangka Raya. Karena jalan hanya…

Sabtu, 31 Maret 2018 06:57

NAH LHO ! Izin Hotel Global Bisa Dicabut

PALANGKA RAYA–Kasus dugaan pencemaran lingkungan dari air limbah Royal Global Hotel di kawasan…

Jumat, 30 Maret 2018 10:44

Lantunan Selawat Bergema

PALANGKA RAYA- Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Darussalam, Jalan G Obos, Palangka Raya, Rabu malam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .