MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 15 April 2017 08:46
Sugianto: Bagaimanapun Caranya, PAD Harus Meningkat

Pertambangan dan Perkebunan Jadi Target Utama

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran memastikan dirinya tidak main-main dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Berbagai cara dan upaya akan dilakukan untuk memaksimalkan semua sektor sumber pendapatan.

Menurut Sugianto, saat ini sektor pertambangan dan perkebunan menjadi sasaran utama dalam penggalian PAD. Terbaru, salah satu upaya untuk mencegah kebocoran PAD dari sektor pertambangan, telah dibentuk Tim Pengawasan Terpadu Optimalisasi PAD.

Tim pengawas terpadu ini ditugaskan khusus untuk menjaga dua titik yang rawan, yakni Pos Rangga Ilung di Kabupaten Barito Selatan dan Pos Pasar Panas di Kabupaten Barito Timur.

“Saya tidak ingin lagi ada kebocoran-kebocoran PAD kita dari sektor pertambangan,” tegas Sugianto, Jumat (14/4) malam.

Tim terpadu yang dibentuk berdasarkan SK Gubernur Kalteng Nomor 188.44/155/2017 itu melibatkan sejumlah lembaga atau instansi dari satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) di Kalteng.

Diungkapkan gubernur, selama ini diduga kebocoran PAD dari sektor pertambangan akibat lemahnya pengawasan, nilainya cukup besar, mencapai miliaran. Bocornya pendapatan daerah itu terutama akibat banyaknya angkutan pertambangan batu bara, baik yang melalui Sungai Barito maupun jalan negara, yang lolos begitu saja tanpa terlebih dulu melaksanakan kewajiban-kewajibannya terhadap daerah.

“Ke depan, saya tidak mau lagi hal itu terjadi,” tandas dia.

Sebelumnya, gubernur juga sempat geram atas kejadian begitu mudah lolosnya tongkang bermuatan batubara yang kerap terjadi di perairan Barito wilayah Kalteng. hal tersebut karena diduga ada oknum yang berupaya meloloskan berbagai cara serta lemahnya komitmen para pihak terutama KUPP dan KSOP, serta tidak sinkronnya institusi pusat tersebut dengan pemerintah daerah yaitu dinas ESDM Kalteng.

Untuk itu, Sugianto juga meminta komitmen dari pihak otoritas pelabuhan di pintu keluar Kalteng, untuk menghormati upaya Pemprov memaksimalkan PAD dengan tidak mudah meloloskan tongkang lewat tanpa rekomendasi pengangkutan dan penjualan minerba.

“Tanpa rekomendasi yang dikeluarkan dari Dinas ESDM, saya minta KSOP/KUPP jangan sampai meloloskan tongkang keluar, jangan bolehkan dia berlayar. Ini harus dilakukan untuk penyelamatan SDA Kalteng sebelum bayar royaltinya kepada pemerintah,” tegas dia.

Terkait pendapatan daerah selama 2016 lalu, Sugianto menjelaskan, meskipun belum siginifikan, namun upaya-upaya untuk meningkatkannya sudah menunjukan hasil.

“Selama ini kan kita baru sebatas imbauan-imbauan, belum sampai ke penindakan. Hasilnya sudah ada meskipun belum signifikan. Nah sekarang kita akan mulai itu (penindakan),” ujarnya.

Pada 2016 lalu, pendapatan asli daerah Kalteng dinilai cukup memuaskan dan mengalami peningkatan di banding tahun sebelumnya.

Tahun Anggaran 2015 realiasi penerimaan pendapatan daerah sebesar Rp3,252 triliun lebih atau 91,75 persen dari target yang ditetapkan Rp 3,545 triliun lebih. Sedangkan tahun 2016, terdapat kenaikkan realiasasi penerimaan sebesar Rp 295,627 miliar lebih atau 9,09 persen dari penerimaan tahun 2015.

“Artinya, realisasi PAD yang berhasil dihimpun sepanjang tahun 2016 mencapai Rp1,158 triliun atau 93,92 persen dari target sebesar Rp1,233 triliun lebih,” sebut Sugianto. (nto)


BACA JUGA

Kamis, 17 Agustus 2017 13:04

Dua Kali Lakukan Kesalahan Fatal, Perusak Rujab Terancam Dipecat

PALANGKA RAYA – Kasus perusakan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kapuas berbuntut panjang. Meski saat…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:47

Waduuhh…! Garam “Kaca” Beredar di Kalteng

PALANGKA RAYA – Heboh garam bercampur kaca memang belum bisa dipastikan kebenarannya. Viral video…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:27

Nonton Balap Karung, Sahrian Ditikam dan Meninggal di Pelukan Istri

TAMIANG LAYANG - Nahas menimpa Sahrian (36) Warga Desa Hayaping, Kecamatan Awang, Kabupaten Bartim.…

Rabu, 16 Agustus 2017 10:58
Satu Dasawarsa DAD Kalteng

Agustiar: Orang Dayak Harus Jadi Tuan Rumah di Kampung Sendiri

PALANGKA RAYA – Tak terasa, sejak didirikan pada 16 Agustus 2008 lalu, Dewan Adat Dayak (DAD)…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:30

Oknum Anggota Dewan yang Mengamuk Juga Ancam Bupati Kapuas?

PALANGKA RAYA – Polres Kapuas terus mendalami kasus perusakan rumah jabatan bupati setempat yang…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:19

Mencuri di Masjid, Residivis Bonyok Dihakimi Warga

PALANGKA RAYA- Perbuatan konyol dilakukan oleh Rapii (27), pemuda asal Kota Banjarmasin. Ia nekat mencuri…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:47

Menurut Polisi, Ini Alasan Oknum Anggota Dewan Rusak Rujab Bupati Kapuas

PALANGKA RAYA – Kelanjutan kasus pengerusakan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kapuas yang telah menetapkan…

Selasa, 15 Agustus 2017 13:51

HOAX: Kendaraan tanpa Bendera Ditilang Polisi

PALANGKA RAYA - Beredar kabar di media sosial yang menyebut telah dikenakan denda tilang oleh polisi…

Senin, 14 Agustus 2017 18:28

Wow..! 7.500 Kayu Gelondongan Diamankan di Sungai Barito

PALANGKA RAYA – Lagi, pihak kepolisian berhasil menggagalkan pengiriman kayu diduga ilegal melalui…

Senin, 14 Agustus 2017 18:15

BEM UPR Curigai Ada Setingan di Pemilihan Rektor

PALANGKA RAYA - Belum juga dilaksanakan, bahkan diundur, pemilihan rektor Universitas Palangka raya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .