MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 14 April 2017 21:05
Ketika Palangka Raya Bakal Jadi Ibu Kota Negara

Dari Soekarno Sampai Jokowi, Baru Wacana Saja

Kota Palangka Raya. (JONY/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Palangka Raya diusulkan menjadi ibu kota negara menggantikan Jakarta. Rencana ini sedang dipertimbangkan Presiden Joko Widodo. Jokowi meminta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengkaji teknis pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Palangka Raya.

 

WACANA pemindahan ibu kota negara dari Jakarta bukan hal baru. Wacana ini sudah digaungkan sejak Presiden Republik Indonesia Pertama Soekarno menjabat. Sampai di era Presiden RI Ketujuh Joko Widodo, ini tetap saja menjadi sebuah wacana.

Belum ada keberanian dan kesungguhan politik untuk merealisasikannya. “Soal wacana pemindahan ibu kota adalah sebuah wacana yang sudah lama tinggal keberanian politiknya saja yang belum. Kalau kami lihat dari Soekarno sampai era Jokowi itu selalu terjadi, baru wacana saja,” kata anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Achmad Baidowi dalam sebuah diskusi di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/4).

Baidowi menambahkan, memang tengah banyak tempat yang disebutkan untuk menjadi ibu kota negara jika dipindah dari Jakarta. Di antaranya adalah Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). “Tetapi, itu hanya wacana,” tegasnya.

Dia menambahkan, memindahkan ibu kota tidak sesederhana yang dibayangkan. Perlu kalkulasi politk. Perlu juga anggaran. “Kita tahu semua memang ibu kota di Jakarta sudah penuh sesak. Bahasanya bisa dibilang crowded atau semrawut,” ujar Baidowi.

Anggota Komisi V DPR Nizar Zahro mengatakan, pemindahan ibu kota NKRI dari Jakarta ke tempat lain itu tidak logis. Dia menegaskan, pemindahan itu tidak mungkin terealisasi mengingat sampai saat ini tidak ada langkah nyata dari pemerintah. Undang-undang nomor 29 tahun 2007 tentang tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Sebagai Ibu Kota NKRI saja belum diubah.

“Tahapan-tahapan yang disampaikan oleh pemerintah sampai hari ini belum ada sama sekali kemajuannya, hanya berupa kajian saja,” kata Nizar dalam kesempatan itu.

Bahkan, lebih parah lagi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dalam kajiannya menyatakan bahwa jika ibu kota dipindahkan maka membangunnya bukan dari uang atau anggaran negara. Melainkan menggunakan privat sector atau swasta. “Itu tambah tidak mungkin lagi,” katanya.

Dia menambahkan, yang namanya swasta itu, tentu mengeluarkan uang ingin mendapatkan margin atau keuntungan. “Kalau tidak ada keuntungan, tidak mungkin mereka mau membangun,” ujar politikus Partai Gerakan Indonesia Raya itu.

Karenanya Nizar menambahkan, wacana yang demikian ini sangat-sangat tidak masuk akal. Kecuali, ada keseriusan penuh dari pemerintah. Misalnya mengajukan revisi UU 29/2007, memikirkan kebijakan, anggarannya, dan diolah untuk menjadi keputusan terbaik serta menguntungkan masyarakat.

"Kemudian olah mana yang paling bagus apakah di Palangka Raya, Jonggol atau di Karawang, Madura atau di Nusa Tenggara Timur, silakan karena itu adalah kebijakan yang memang domainnya pemerintah,” katanya. (jpnn/bud/nto)


BACA JUGA

Kamis, 07 Desember 2017 06:27
Menengok Lokasi Wisata Batu Batungkat dan Negeri di Atas Awan

Tempat Pemujaan untuk Meraih Kesuksesan

Potensi wisata alam di Kabupaten Lamandau sebenarnya tak kalah indah dari daerah yang sudah sukses memajukan…

Rabu, 06 Desember 2017 06:00
Ketika Pemerintah Sudah Bosan dengan Pelanggaran Reklame

AWAS ! Pasang Sembarangan Diproses Hukum, Denda Rp50 Juta

Ketidakpatuhan masyarakat terhadap berbagai aturan yang sudah ditetapkan pemerintah masih sering dijumpai…

Senin, 04 Desember 2017 06:27
Pasca Terjadinya Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kabupaten Katingan

6 Bangunan Rusak, Termasuk Rujab Bupati

Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi Sabtu (2/12) sore, menyebabkan fasilitas umum hingga…

Kamis, 30 November 2017 07:06
Melihat Terobosan Pemerintah Mempercepat Pengurusan Tanah

Program PTSL Berikan Jaminan atas Kepemilikan Lahan

Satu lagi program dari pemerintah dalam pengurusan kepemilikan lahan atau tanah. Program baru ini sangat…

Rabu, 29 November 2017 06:32
Pengakuan Duriyanto, Pencuri Sawit di Kebun Perusahaan

Beraksi dalam Kondisi Mabuk, Termakan Bujuk Rayu Temannya

Penyesalan mendalam dirasakan oleh Muhammad Duriyanto alias Duri (27), pria ini “Terjebak”…

Senin, 27 November 2017 06:02
Ketika Aksi Pencurian Helm di Tempat Hiburan Marak

Jukir Tak Bertanggung Jawab, Lokasi Parkiran tanpa CCTV

Kasus pencurian helm di Pangkalan Bun kembali meresahkan, meskipun ada juru parkir (Jukir) yang menata…

Jumat, 24 November 2017 22:39
Melihat Hasil Operasi Zebra Telabang 2017

Jaring 900 Pelanggar, Hasilkan Rp82 Juta

Operasi Zebra Telabang 2017 yang dilaksanakan oleh Satlantas Polres Kotawaringin Timur (Kotim) telah…

Rabu, 22 November 2017 09:03
Melihat Pelayanan di Kantor Satpas Polres Lamandau

Sarana Lebih Komplit, Miliki Lapangan Uji Standar

Polres Lamandau kini memiliki Kantor pelayanan Satuan Pelaksana Administrasi (Satpas) Surat Izin Mengemudi…

Minggu, 19 November 2017 20:12

Melihat Mobil Perpustakaan Keliling Pemkab Bartim

Bentuknya cukup kuno, memanjang dengan warna putih polos. Berbagai perlengkapan seperti air conditioner…

Selasa, 14 November 2017 14:43
Enyu-enyu dan Tampahiring, Rumput untuk Pengobatan Tradisional

Tumbuhan Liar Ini Dipercaya Mampu Menyembuhkan Penyakit Ginjal

Cara pengobatan tradisional masih belum tergerus oleh kemajuan perkembangan zaman. Buktinya, meskipun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .