MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 14 April 2017 08:51
Sebelum Membunuh, Banjir dan Pitae Sempat Janji Sehidup Semati
Pelaku (kiri) saat menggendong anaknya keluar rumah, usai membunuh istrinya di Desa Tumbang Boloi, Kecamatan Telaga Antang, Kotim, Rabu (12/4) lalu. //Warga for KALTENG POS

PROKAL.CO, SAMPIT-Ternyata, motif dari pembunahan yang terjadi di Desa Tumbang Boloi, Kecamatan Telaga Antang, Kotim, yang dilakukan oleh Banjir (24) terhadap istrinya Pitae (26) adalah karena adanya isu yang tak jelas. Di mana, sang istri saat itu, menceritakan bahwa suaminya akan dibunuh oleh seseorang untuk dijadikan tumbal dalam acara adat.

Sayangnya, sang istri atau korban enggan menceritakan isu tersebut dari mana asalnya. Alhasil, suami atau pelaku kesal dan terjadi cekcok di antara keduanya.

Setelah terjadi cekcok, korban memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuanya yang tak jauh dari lokasi. Namun, pelaku ingin ikut karena mereka pernah berjanji untuk sehidup semati bersama.

Tetapi keinginan pelaku untuk ikut ke rumah orang tua korban ditolak, dengan alasan isu pembunuhan dan isu tumbal adat tadi bakal berimbas pada keluarga besar korban. Lantas, kembali terjadi cekcok antara keduanya. 

Entah setan apa yang merasuki pelaku, saat korban mengemasi barang-barangnya di kamar, pelaku langsung menebas leher istrinya dengan parang hingga nyaris putus.

Kapolres Kotim AKBP JP Siboro melalui Kapolsek Antang Kalang Iptu Afif Hasan saat dibincangi melalui telepon, Kamis (13/4) pagi membenarkan kejadian itu.

Saat dilakukan pemeriksaan, para penyidik dibuat terkejut oleh pengakuan pelaku. Apalagi, beberapa jam sebelum kejadian, kedua pasangan ini terlihat mesra dan bahagia. Bahkan sempat bercanda dan bermain dengan anak semata wayangnya.  Dari pengakuan pelaku, tepat pukul 14.00 WIB, korban masih mengemasi pakaian. Saat itu, pelaku ternyata sudah marah dan mengambil parang di dapur. “Pelaku sempat mempertanyakan kesetiaan korban, di mana pernah berjanji untuk bersama sehidup semati. Tetapi hanya karena isu ini, sang istri malah meninggalkannya,”ujarnya.

Mendapati jawaban yang tidak memuaskan, akhirnya pelaku langsung menebas leher korban dengan menggunakan parang hingga nyaris putus. Terlihat dua kali pelaku mengayunkan parang yang diperkirakan panjangnya sekitar 50 cm.  Korban yang saat itu sedang mengemasi pakaian dan tidak siap dengan serangan pelaku, langsung ambruk dan meninggal di lokasi kejadian. Korban mengalami luka yang cukup parah hingga leher nyaris putus. Usai membunuh, pelaku langsung menggendong anaknya yang saat itu masih berada di dalam bak mandi. Keduanya keluar rumah sambil berteriak-teriak bahwa dirinya usai membunuh istri tercinta. “Kami kenakan pelaku dengan pasal Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun,”urainya.(son/bud/dar)  


BACA JUGA

Sabtu, 16 September 2017 16:22

Wah…! Sertifikat Deposito Dana APBD yang Hilang Ternyata Palsu

KASONGAN – Dugaan penggelapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Katingan Rp35 miliar,…

Sabtu, 16 September 2017 15:55

Dua Pemuda Akhiri Hidup di Tali Ayunan dan Rafia

DUA pemuda nekat mengakhiri hidupnya. Diduga akibat sering dimarahi, Agus Susanto (27) warga Kotawaringin…

Jumat, 15 September 2017 23:17

Padahal Katanya, Napi yang Kabur Terkenal Begini…

PANGKALAN BUN – Nama Abdullah Ghani masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Narapidana (Napi)…

Jumat, 15 September 2017 23:06

Walah Kok Bisa…!? Uang APBD Katingan Hilang Rp100 Miliar

KASONGAN - Pemerintah Kabupaten Katingan bakal dilanda badai keuangan. Anggaran Pendapatan Belanja…

Jumat, 15 September 2017 22:57

Geger…! Anggota Ditreskrimsus Polda Kalteng Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos

PALANGKA RAYA - Warga Jalan Tjilik Riwut Km 1, Kota Palangka Raya, mendadak geger. Seorang anggota Polda…

Jumat, 15 September 2017 22:43

Napi Kabur Diduga Karena Ada Kesalahan Prosedur Pengawalan

PALANGKA RAYA – Kanwil Kemenkumham Kalteng terus mendalami kaburnya warga binaan rumah tahanan…

Jumat, 15 September 2017 02:20
VIDEONEWS

Tegas Demi Pendapatan Daerah

PANGKALAN BUN – Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran mengaku sangat prihatin dengan masih banyaknya…

Kamis, 14 September 2017 19:52

Polisi Temukan Ribuan Potong Ulin Ilegal di Areal PT Sarpatim

RIBUAN potong kayu Ulin hasil pembalakan liar disita kepolisian, dari dalam kawasan Izin Usaha Pemanfaatan…

Kamis, 14 September 2017 19:47

Nah Loh…! Mantan PH YB Mengaku Tersinggung

PALANGKA RAYA - Sukah L Nyahun dan Arif Irawan Sanjaya menegaskan pihaknya memang tidak lagi menjadi…

Kamis, 14 September 2017 19:40

Tunjuk Lima PH dari Kaltim, YB Siapkan Praperadilan

PALANGA RAYA – Proses penyidikan terhadap Yansen Binti (YB) oleh kepolisian terus berlanjut. Pihak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .