MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 14 April 2017 08:51
Sebelum Membunuh, Banjir dan Pitae Sempat Janji Sehidup Semati
Pelaku (kiri) saat menggendong anaknya keluar rumah, usai membunuh istrinya di Desa Tumbang Boloi, Kecamatan Telaga Antang, Kotim, Rabu (12/4) lalu. //Warga for KALTENG POS

PROKAL.CO, SAMPIT-Ternyata, motif dari pembunahan yang terjadi di Desa Tumbang Boloi, Kecamatan Telaga Antang, Kotim, yang dilakukan oleh Banjir (24) terhadap istrinya Pitae (26) adalah karena adanya isu yang tak jelas. Di mana, sang istri saat itu, menceritakan bahwa suaminya akan dibunuh oleh seseorang untuk dijadikan tumbal dalam acara adat.

Sayangnya, sang istri atau korban enggan menceritakan isu tersebut dari mana asalnya. Alhasil, suami atau pelaku kesal dan terjadi cekcok di antara keduanya.

Setelah terjadi cekcok, korban memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuanya yang tak jauh dari lokasi. Namun, pelaku ingin ikut karena mereka pernah berjanji untuk sehidup semati bersama.

Tetapi keinginan pelaku untuk ikut ke rumah orang tua korban ditolak, dengan alasan isu pembunuhan dan isu tumbal adat tadi bakal berimbas pada keluarga besar korban. Lantas, kembali terjadi cekcok antara keduanya. 

Entah setan apa yang merasuki pelaku, saat korban mengemasi barang-barangnya di kamar, pelaku langsung menebas leher istrinya dengan parang hingga nyaris putus.

Kapolres Kotim AKBP JP Siboro melalui Kapolsek Antang Kalang Iptu Afif Hasan saat dibincangi melalui telepon, Kamis (13/4) pagi membenarkan kejadian itu.

Saat dilakukan pemeriksaan, para penyidik dibuat terkejut oleh pengakuan pelaku. Apalagi, beberapa jam sebelum kejadian, kedua pasangan ini terlihat mesra dan bahagia. Bahkan sempat bercanda dan bermain dengan anak semata wayangnya.  Dari pengakuan pelaku, tepat pukul 14.00 WIB, korban masih mengemasi pakaian. Saat itu, pelaku ternyata sudah marah dan mengambil parang di dapur. “Pelaku sempat mempertanyakan kesetiaan korban, di mana pernah berjanji untuk bersama sehidup semati. Tetapi hanya karena isu ini, sang istri malah meninggalkannya,”ujarnya.

Mendapati jawaban yang tidak memuaskan, akhirnya pelaku langsung menebas leher korban dengan menggunakan parang hingga nyaris putus. Terlihat dua kali pelaku mengayunkan parang yang diperkirakan panjangnya sekitar 50 cm.  Korban yang saat itu sedang mengemasi pakaian dan tidak siap dengan serangan pelaku, langsung ambruk dan meninggal di lokasi kejadian. Korban mengalami luka yang cukup parah hingga leher nyaris putus. Usai membunuh, pelaku langsung menggendong anaknya yang saat itu masih berada di dalam bak mandi. Keduanya keluar rumah sambil berteriak-teriak bahwa dirinya usai membunuh istri tercinta. “Kami kenakan pelaku dengan pasal Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun,”urainya.(son/bud/dar)  


BACA JUGA

Jumat, 28 Juli 2017 21:05

Syukurlah… Bupati Pastikan Pengobatan Gadis Dalam Pasungan Ditanggung Pemerintah

PALANGKA RAYA - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) akhirnya bertindak cepat terhadap…

Jumat, 28 Juli 2017 19:29

Weleh..weleh…! Anggota Dewan dari PDIP Ini Polisikan Koleganya

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Murniawaty, akhirnya melaporkan rekan kerjanya sendiri,…

Jumat, 28 Juli 2017 19:20

Program Pembangunan Harus Tuntas

PALANGKA RAYA–Sesuai dengan nawacita dan instruksi Presiden RI Joko Widodo, program pembangunan…

Kamis, 27 Juli 2017 21:53

Soal Gadis Dipasung, Begini Tanggapan Pemkab Kobar

PANGKALAN BUN – Adanya kasus pemasungan terhadap Jumiati, warga Kelurahan Baru, Kecamatan Arut…

Kamis, 27 Juli 2017 13:56

Miris! Gadis Berprestasi Depresi, Kini Hidup Dalam Pasungan

PANGKALAN BUN - Malang betul nasib Jumiati. Berprestasi saat duduk di bangku Sekolah menengah Atas…

Kamis, 27 Juli 2017 10:47

Wahai Pimpinan OPD! Kata Gubernur, Percepat Penyerapan Anggaran

PALANGKA RAYA – Berdasarkan evaluasi capaian kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) terhadap…

Kamis, 27 Juli 2017 09:51

WADUH..!! Banyak Orangutan Serang Kebun Warga Garung

PULANG PISAU - Orangutan memang merupakan satwa yang dilindungi. Namun, cukup meresahkan juga jika hewan…

Rabu, 26 Juli 2017 20:52

Angka Kemiskinan Kalteng Turun, Tertinggi di Kabupaten Ini

PALANGKA RAYA – Provinsi Kalteng pada 2017 berada di urutan ke-5 di garis kemiskinan di Indonesia.…

Rabu, 26 Juli 2017 20:41

Ungkap Motif Pembakaran Sekolah!

PALANGKA RAYA–Belum terungkapnya pelaku dan motif di balik dugaan pembakaran empat gedung sekolah…

Rabu, 26 Juli 2017 20:37

Wah…! Pengelola Ingin Jual Gedung Batang Garing?

PALANGKA RAYA – Gedung Batang Garing rencananya ingin dimiliki Pemprov, belum jelas. Sekalipun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .