MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Rabu, 12 April 2017 15:06
Markas Diserbu Pria Berparang, Polisi Kocar Kacir, Satu Orang Terluka
Pelaku melukai Bripka Karsono yang terjatuh saat kejar kejaran dengan pelaku dihalaman Mapolres Banyumas (11/4). Anggota Polisi lainnya berhamburan keluar dan mengejar pelaku yang tengah melukai Bripka Karsono. (Puji Hartono/Radar Banyumas/JawaPos.com)

PROKAL.CO, SUASANA Mako Polres Banyumas di Jalan Letjen Pol Soemarto, Purwokerto, Selasa (11/4) pagi, mendadak tegang.

Sekitar pukul 10.00 Wib, tiba-tiba seorang pengendara motor matic memasuki halaman Mapolres dengan kecepatan tinggi.

Tanpa basa-basi, pria itu yang hanya seorang diri itu langsung melakukan penyerangan terhadap polisi.

Pantauan Radar Banyumas (Jawa Pos Group) di lokasi kejadian, peristiwa tersebut terjadi sebelum Polres Banyumas menggelar Press Release sebuah kasus tindak pencurian. Saat itu, beberapa anggota Satreskrim Polres Banyumas sedang mempersiapkan ungkap kasus tersebut.

Akan tetapi, tiba-tiba seseorang masuk ke halaman Mapolres Banyumas dan melakukan penyerangan secara membabi-buta. Aksi penyerangan ini berlangsung sangat cepat, hanya sekitar lima menit dan pelaku berhasil diamankan.

Saksi mata Dimas Prabowo menuturkan, pelaku masuk dari arah barat dan sempat menoleh seperti mencari sesuatu. Ketika melihat seorang anggota polisi sedang berjalan, pelaku langsung tancap gas dan menabrak Aiptu Ata Suparta, anggota Tahti Polres Banyumas.

“Usai menabrak anggota, pelaku juga terjatuh dari sepeda motor. Melihat kejadian itu, saya dan beberapa rekan lainnya berusaha menolong korban,” ujarnya.

Tidak disangka, pelaku yang mengenakan pakaian serba gelap dan mengenakan helm langsung bangun dan mengambil sebilah pedang dari tas yang dibawanya. Dengan membabi buta, pelaku mengejar anggota polisi lain yang hendak menolong Aiptu Ata Suparta.

“Setelah terjatuh dari motor, pelaku langsung mengejar Bripka Irfan yang berusaha menolong Ata Suparta. Tapi Irfan langsung dikejar oleh pelaku,” tuturnya.

Mengetahui pelaku berusaha menyerangnya, Irfan mencoba menyelamatkan diri dengan berlari ke arah selatan. Dengan cepat, pelaku pun berlari mengejar sambil meneriakkan takbir.

“Pelaku berlari sambil membawa pedang dan beberapa kali meneriakkan kalimat takbir. Mengetahui rekannya mendapat serangan Bripka Karsono, yang saat itu sedang berada di halaman Mapolres berusaha memberikan pertolongan,” ungkapnya.

Irfan yang berlari ke depan Mapolres, jatuh tersungkur. Pelaku pun langsung menyabetkan pedangnya ke arah Irfan. Irfan tidak tinggal diam, anggota unit Inafis itu berusaha melawan dengan sekuat tenaga. Meski posisi Irfan terjatuh, dia masih sempat memberikan perlawanan menggunakan kakinya.

Saat itu, Bripka Karsono datang untuk mengamankan pelaku. Akan tetapi pelaku justru menyerangnya dan Karsono mengalami luka sabetan di tangan kiri.

Mendengar kegaduhan tersebut, jajaran pimpinan Polres Banyumas yang sedang melaksanakan kegiatan Anev (Analisis dan Evaluasi) di lantai dua langsung turun ke halaman depan.

Kepanikan juga terlihat saat pelaku diketahui membawa dua senjata tajam, juga menyerang anggota polisi dengan membabi buta.

“Beberapa kali saya mendengar perintah untuk mengambil senjata, bahkan perintah agar pelaku ditembak juga terdengar. Tapi belum sempat tembakan dilepaskan, pelaku sudah berhasil diringkus polisi,” papar dia.

Untuk mensterilkan lokasi, polisi memasang police line di area sepeda motor yang digunakan oleh pelaku. Pasalnya, pelaku diduga membawa bom yang disimpan di sepeda motor.

Tim Gegana Unit 3 Banyumas juga diterjunkan ke lokasi kejadian untuk menyelidiki dan menyisir kemungkinan adanya bahan peledak.

Akan tetapi, setelah tim Jihandak membuka bagasi dan mengecek sepeda motor Beat Street nopol R 3920 SV tersebut, tidak ditemukan adanya bahan peledak.

Di dalam bagasi motor, hanya ada sebuah cadar hitam mirip kerudung perempuan. Tas yang dibawa pelaku, juga kosong dan hanya digunakan untuk menyimpan golok yang digunakan untuk melakukan penyerangan. (mif/yuz/JPG/sdf/nto)


BACA JUGA

Selasa, 28 November 2017 15:05

Banding PT WAJ Ditolak, KLHK Menangkan Kasus Karhutla

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menegaskan kembali komitmen penegakkan hukum…

Selasa, 14 November 2017 14:04

Wah..yang Bener Nih, Mbak Mega Ingin Maju di Pilkada?

ADA yang menarik dalam acara pengumuman calon gubernur dan wakil gubernur Bali yang digelar PDIP. Ketum…

Selasa, 14 November 2017 14:00

Komisioner KPU Dilarang Merangkap Anggota Ormas

SELURUH anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang ada di Indonesia, baik di pusat maupun di daerah diminta…

Sabtu, 11 November 2017 13:21

Walaah... Merasa Tak Dihargai Saat Pidato, Dandim Tampar Kades

KOMANDAN Distrik Militer (Dandim) 0720/Rembang Letkol Inf Darmawan Setiady menjadi bahan omongan setelah…

Kamis, 02 November 2017 23:36

KPU Akan Pantau Kebijakan Petahana

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memantau petahana yang akan maju pada Pilkada Bekasi 2018. Salah satu…

Minggu, 29 Oktober 2017 12:01

Zulkifli Hasan: Pemuda Harus Rajin dan Berani Bersaing

YOGYAKARTA - Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BMPAN) Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .