MANAGED BY:
SELASA
17 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Sabtu, 08 April 2017 14:06
Muncikari Cantik Minim Anak Buah Layani Threesome, Akhirnya Ikut Melayani Sendiri
ilustrasi prostitusi

PROKAL.CO, MAKIN marak saja layanan threesome (hubungan seks dengan dua wanita) di Kota Surabaya. Hal itulah dibaca Ismiati, 31, sebagai peluang emas.

Wanita asal Jalan Putat Jaya C Barat ini ikut-ikutan mencoba peruntungan dengan menawarkan layanan threesome kepada pelanggan lewat media sosial (medsos). Namun gara-gara hanya memiliki satu anak buah, wanita berinisial TS, 32, akhirnya Ismiati ikut melayani threesome itu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Surabaya Ismiati dan  TS ditangkap di sebuah hotel di Jalan  Kedungsari pada Rabu (5/4). Keduanya digerebek saat asyik melayani seorang pelanggan.

Awalnya polisi mengira jika kedua wanita yakni Ismi dan TS adalah korban. Namun setelah dimintai keterangan Ismi merupakan muncikari yang menawarkan TS.

Dalam menjalankan aksinya, Ismi ini menawarkan TS melalui salah satu grup Facebook (fb). Dia memposting foto seksi TS lengkap dengan perincian tarif yang haru dibayar pelanggan lengkap dengan nomor kontak yang bisa dihubungi. Diduga, postingan ini sudah dilakukan oleh Ismi berulangkali.

Namun, pelanggan jarang yang berminat dengan TS lantaran layanan yang diberikan oleh Ismi dan TS sudah terlalu mainstream, alias seks biasa.

Padahal saat ini banyak pelanggan yang meninginkan layanan seks yang bergaya aneh-aneh. Bahkan mereka rela membayar mahal untuk mendapat layanan itu. Hal inilah akhirnya membuat Ismi banting stir. Selain menjadi mucikari, dia menyiapkan dirinya jika ada pelanggan yang menginginkan layanan threesome ini.

Proses pembokingan yang dilakukan Ismi sederhana, pelanggan cukup membayar DP (down payment/uang muka) 50 persen untuk bisa menikmati layanan threesome ini. Sedangkan sisanya akan dibayar setelah pelanggan usai menggunakan layanan mereka.

 Biasanya, untuk layanan threesome, Ismi mematok harga Rp 1,5 juta. Biasanya, uang tersebut dibagi rata dengan TS 50:50. Tapi Ismi memotong uang pulsa milik TS lantaran ia yang aktif mencari pelanggan.

Setelah pelanggan sepakat, maka pelanggan diminta untuk mentransfer DP sekaligus menentukan lokasi untuk berkencan. Biasanya tempat yang paling favorit adalah hotel. Nah dalam kasus ini, mereka memilih  Hotel Metro di Jalan Kedungsari. Apesnya usai melayani pelanggan, Ismi dan TS bersama satu orang lelaki hidung belang digerebek polisi.

Saat dikonfirmasi Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga membenarkan penangkapan itu. Namun, masih belum bisa menjelaskan secara detail terkait modus dan kronologis penagkapan itu. Alasannya, saat ini masih melakukan penyidikan terhadap Ismi.

"Benar kami memang menangkap tersangka, (Ismi, red), masih dalam proses pendalaman. Rencananya kami akan merilis kasus ini pada Minggu (9/4)," ungkapnya kepada Radar Surabaya, Jumat (7/4). (yua/no/JPG)


BACA JUGA

Selasa, 26 September 2017 23:10

KPK Resmi Tetapkan Bupati Kukar Sebagai Tersangka

BUPATI Kutai Kertanegara Rita Widyasari resmi berstatus tersangka, Selasa (26/9). Rita Widyasari ditetapkan…

Jumat, 22 September 2017 22:25

Hasil Pemilu 2019, Diprediksi Hanya Segini Parpol yang Lolos ke Senayan

KEBERADAAN Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu akan mengurangi peluang partai politik kecil lolos…

Senin, 18 September 2017 16:17

Proses Pilkada Harus Diluruskan

JAKARTA-Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyatakan peraturan terkait proses…

Jumat, 15 September 2017 06:51

Orangutan Asal Kalteng Diajak Warga Naik Motor di Kuwait

SAMPIT-Setelah beberapa bulan berada di wilayah Negara Timur Tengah bayi orangutan bernama Taymur (3)…

Minggu, 10 September 2017 21:29

Politikus Gerindra: Polisi Semakin Tak Adil

CARA-cara Kepolisian dalam menegakkan hukum semakin mendapat sorotan. Karena aparat tidak adil dalam…

Selasa, 05 September 2017 23:21

PWI Kaltim Galang Dana untuk Rohingya

SAMARINDA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tak mau tinggal diam menyikapi krisis kemanusiaan…

Sabtu, 26 Agustus 2017 20:01

Wew...! Uang Hasil Tuyul Bisa Kena Pajak Juga Loh...

PERISTIWA lucu belum lama ini terjadi pada akun milik Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan…

Sabtu, 26 Agustus 2017 19:43

Sekolah Bayar SPP? Seperti Jaman Orde Baru Saja

BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi menilai, keberadaan pungutan SPP di SMA/SMK merupakan kemunduran…

Rabu, 16 Agustus 2017 01:00

BNN Sebut 66 Narkoba Jenis Baru Sudah Masuk Indonesia, Ini Namanya

BADAN Narkotika Nasional (BNN) mengkonfirmasi bila telah ada narkoba jenis baru yang masuk ke Indonesia.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .