MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 21 Maret 2017 09:59
Tarif Listrik Dinilai Memberatkan Warga Pedesaan
ILUSTRASI

PROKAL.CO, SAMPIT-Masyarakat Kabupaten Kotawaringin (Kotim) khususnya warga yang tinggal di pedesaan mengeluh tingginya biaya hidup akhir-akhir ini. Salah satu yang memberatkan mereka adalah tarif listrik yang dinilai terlampau tinggi. Perbulan, rata-rata warga mengeluarkan Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu untuk membayar tagihan listrik. “Semua warga terkejut tagihan listrik melambung tinggi. Padahal rata-rata tenaga listrik pada unit yang ditempatinya sejak lama hanya untuk televisi, kulkas, dan kipas angin. Tapi warga bayarnya bisa mencapai Rp. 200 ribu-Rp 300 ribu,” ungkap Sahrul, warga yang tinggal di Kecamatan Cempaga, Senin (20/3) kemarin.

Pria tersebut meminta Bupati Kotim, H Supian Hadi SIKom turun tangan agar bisa mengatasi persoalan masyarakat di daerah tersebut. Dirinya merasa, melambungnya tagihan listrik tidak hanya terjadi di Kotim, tapi hampir setiap daerah merasakan hal yang sama. “Waktu saya tanya ke petugas PLN, naiknya tarif listrik tidak hanya terjadi disini saja, tapi semuanya khusus di Kalteng juga sama,” tutur Sahrul.

Sahrul menyampaikan, jika pemerintah memang punya program yang akan dilaksanakan atau diluncurkan ke tengah masyarakat, sebaiknya program tersebut dikaji dulu, apakah akan memberatkan atau tidak.  Jangan pula, dengan adanya sistem atau program baru dalam pembayaran listrik ini, masyarakat malah terbebani . “Pak bupati harus turun tangan atasi permasalahan warga sekarang ini. Kalau hal ini dibiarkan terus menerus, masyarakat mau makan apa. Membengkaknya tagihan listrik sangat membebankan masyarakat khususnya yang tinggal di pedesaan,” tandasnya.

Sementara itu, Rusna salah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) mengaku, hal yang sama. Menurutnya kenaikan tarif listrik tersebut tidak sesuai dengan beban yang dipakai. “Masa saya mempunyai telivisi satu aja bisa bayar Rp 200 ribu. Ini sudah keterlaluan,” tukasnya. (sli/bud/dar)

 

 

 

 

.


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 06:03

Empat Sekolah Laksanakan UNBK

SUKAMARA – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tingkat Sekolah Menengah Pertama…

Selasa, 24 April 2018 05:59

Tanamkan Karakter Pantang Menyerah

Suhemi Dilahirkan dan dibesarkan oleh keluarga sederhana di sebuah Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, …

Selasa, 24 April 2018 05:44

Warga Serahkan Dua Senpi Rakitan

KUALA KURUN-Koramil 05/ Tumbang Jutuh kembali menerima penyerahan senjata api (senpi) rakitan yang diserahkan…

Selasa, 24 April 2018 05:40

Seluruh Elemen Komitmen Cegah Karhutla

KUALA KAPUAS-Seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah dan instansi vertical di Kabupaten Kapuas,…

Selasa, 24 April 2018 05:37

Kembali ke Empat Konsensus Dasar

PALANGKA RAYA- Memasuki tahun 1990an, dunia dikejutkan dengan adanya perubahan besar dalam tatanan dunia.…

Selasa, 24 April 2018 05:32

Angkat Harkat dan Martabar Wanita

PALANGKA RAYA-Ratusan ibu-ibu dari seluruh lapisan masyarakat berkumpul di Aula Rumah Jabatan Wali Kota…

Selasa, 24 April 2018 05:26

Fairid-Umi Ciptakan Program Konkret

PALANGKA RAYA-27 Juni nanti masyarakat Kota Palangka Raya diharapkan dapat memilih calon wali kota dan…

Selasa, 24 April 2018 05:21

Paslon 4 Programkan Bebas Rabies

PALANGKA RAYA - Hampir tiap bulan ditemukan kasus, anjing rabies menggigit manusia. Kasus tersebut,…

Selasa, 24 April 2018 05:15

2R Berdialog dengan PMKRI

PALANGKA RAYA- Pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota dari nomor urut 2, terus membuka…

Selasa, 24 April 2018 05:02

PRO Berikan Bukti Nyata untuk Mura

PURUK CAHU- Kebijakan politik yang pro rakyat sudah dilakukan Drs Perdie MA sejak menjabat sebagai Bupati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .