MANAGED BY:
RABU
29 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL

FEATURE

Kamis, 16 Maret 2017 23:50
Desa Harowu, Kampung yang Memakai Tenaga Listrik PLTMH
Pakai Rice Cooker, Akan Dapat Sanksi Sosial
Warga sedang memperbaiki peralatan PLTMH dan bendungan yang digunakan untuk menghasilkan tenaga lisrik di Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas. (WWF FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, Kehidupan malam hari tanpa penerangan listrik terasa menyakitkan. Apalagi bagi masyarakat di pelosok-pelosok Kalteng. Tapi itu tidak dialami warga Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Mereka menikmati listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Air terjun desa menjadi “juruselamat” mata mereka di malam hari.

YUNIZAR PRAJAMUFTI, Palangka Raya

HABIS gelap, terbitlah terang. Perasaan itu dialami masyarakat Desa Harowu beberapa tahun belakangan ini. Munculnya  ide pembangkit listrik itupun terjadi dari sebuah ketidaksengajaan.

Bermula ketika desa mereka kedatangan tamu dari World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia program Kalteng. Masyarakat saat itu diharapkan LSM internasional ini mampu menjaga lingkungan hidup di sana.

Tapi kata-kata WWF itu rupanya tidak mengena di hati sebagian warga Harowu. “Jika (WWF) hanya datang meminta menjaga lingkungan hidup, namun tidak bisa dinikmati masyarakat, itu merupakan hal omong kosong,” cerita  Sekretaris Desa Harowu, Sumadi, Rabu (14/3).

Pihaknya, lalu giliran meminta WWF. Permintaan terhadap LSM ini adalah tolong dicarikan terobosan yang menguntungkan bagi masyarakat desa. 

“Dengan sendirinya masyarakat mampu menjaga alam dan bisa mendapatkan keuntungan atau manfaat dari itu. Saya lalu mengajukan agar ada listrik di Harowu melalui energi air dari air terjun,” ucap Sumardi di gedung pertemuan Dinas Kehutanan Kalteng, Rabu (15/3).

Air terjun di Harowu banyak. Airnya terus berkesinambungan, sehingga potensi punya listrik sendiri sangat memungkinkan dan mampu membangun PLTMH.

“WWF datang pada 2009, namun program PLTMH ini baru berjalan akhir 2013. Jadi kami sudah dialiri listrik tiga tahun lebih. Sebelumnya, kami hanya memakai lentera untuk penerangan. Perekonomian masyarakat juga sangat terbantu,” ucap pria kelahiran Kalimantan Barat ini.

Bapak tiga anak ini mengatakan, sebelum PLTMH berjalan, prosesnya cukup panjang untuk menunggu studi kelayakannya. Sebab harus dihitung listrik bisa dihasilkan berapa agar tetap mampu digunakan walau sedang dalam musim kemarau.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 28 Maret 2017 14:36

Bulu Perindu, Pusaka Ajaib Suku Dayak untuk Pemikat Pasangan

Percaya atau tidak, bulu perindu diyakini sebagai warisan leluhur masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng),…

Selasa, 28 Maret 2017 14:10
Kisah Lidya, Bayi 18 Bulan Penderita Kerusakan Hati

Demi Sang Putri, Rela Donor Hati dan Pernah Disarankan Menjadi Pengemis

Kasih ibu sepanjang masa. Seorang ibu rela untuk melakukan apa saja bagi si buah hati. Seperti yang…

Rabu, 22 Maret 2017 11:35
Menelusuri Aktivitas Pertambangan Emas tanpa Izin di Kalteng (2/habis)

Polisi Datang, Penambang Tertidur di Pondok

Gerakan yang dilakukan Polres Kapuas merupakan bagian kecil, dari banyaknya aduan masyarakat terkait…

Rabu, 22 Maret 2017 11:31
Menelusuri Aktivitas Pertambangan Emas tanpa Izin di Kalteng (1)

Penambang Kecil Dilepas, Penambang Besar Diburu

Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang, memimpin langsung jajarannya turun ke lokasi Pertambangan Emas…

Rabu, 22 Maret 2017 10:13
Kacau-balaunya Pengelolaan Sampah di TPA Katingan

Ekskavator Baru Dikerahkan Setelah Terungkap Berserakan

Amburadulnya pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) akhirnya mendapat penanganan dari Pemerintah…

Senin, 20 Maret 2017 10:17
Ketika Warga Binaan Menyulap Sampah Menjadi Produk Kreatif

Memiliki Nilai Jual dan Layak Tampil di Pameran

Jumlah warga binaan yang melebihi batas (overload) tidak membuat program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan…

Rabu, 15 Maret 2017 12:37
Menengok Desa Sanggu Sebagai Lokasi Wisata Unggulan Barsel

Paling Dominan Dikunjungi, Penyumbang PAD Terbesar

Desa Sanggu sampai saat ini masih menjadi objek wisata unggulan masyarakat Barito Selatan (Barsel).…

Selasa, 14 Maret 2017 10:01
Pemkab dan DPRD Wajib Bersinergi Sukseskan Pembangunan Barsel

Seluruh Elemen Diminta Terus Pererat Silaturahmi dan Kerjasama

Dalam rangka menjadikan daerah berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus, sebagai salah satu daerah maju…

Selasa, 14 Maret 2017 08:28
Ketika Pos Kamling Dibangun Warga Kelurahan Jingah

Bahan Bangunan Dibant Donatur, Warga Tambah Antusias

Keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum saja. Tetapi kerja sama…

Senin, 13 Maret 2017 20:10
Tingkatkan Minat Baca Buku Sebagai Jendela Dunia

Gelar Sayembara Bagi Guru Agar Terampil Menciptakan Karya Tulis

Pameran buku yang digelar di Taman Iring Witu Buntok, baru saja selesai dan ditutup pada tanggal 12…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .