MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Kamis, 16 Maret 2017 23:50
Desa Harowu, Kampung yang Memakai Tenaga Listrik PLTMH
Pakai Rice Cooker, Akan Dapat Sanksi Sosial
Warga sedang memperbaiki peralatan PLTMH dan bendungan yang digunakan untuk menghasilkan tenaga lisrik di Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas. (WWF FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, Kehidupan malam hari tanpa penerangan listrik terasa menyakitkan. Apalagi bagi masyarakat di pelosok-pelosok Kalteng. Tapi itu tidak dialami warga Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Mereka menikmati listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Air terjun desa menjadi “juruselamat” mata mereka di malam hari.

YUNIZAR PRAJAMUFTI, Palangka Raya

HABIS gelap, terbitlah terang. Perasaan itu dialami masyarakat Desa Harowu beberapa tahun belakangan ini. Munculnya  ide pembangkit listrik itupun terjadi dari sebuah ketidaksengajaan.

Bermula ketika desa mereka kedatangan tamu dari World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia program Kalteng. Masyarakat saat itu diharapkan LSM internasional ini mampu menjaga lingkungan hidup di sana.

Tapi kata-kata WWF itu rupanya tidak mengena di hati sebagian warga Harowu. “Jika (WWF) hanya datang meminta menjaga lingkungan hidup, namun tidak bisa dinikmati masyarakat, itu merupakan hal omong kosong,” cerita  Sekretaris Desa Harowu, Sumadi, Rabu (14/3).

Pihaknya, lalu giliran meminta WWF. Permintaan terhadap LSM ini adalah tolong dicarikan terobosan yang menguntungkan bagi masyarakat desa. 

“Dengan sendirinya masyarakat mampu menjaga alam dan bisa mendapatkan keuntungan atau manfaat dari itu. Saya lalu mengajukan agar ada listrik di Harowu melalui energi air dari air terjun,” ucap Sumardi di gedung pertemuan Dinas Kehutanan Kalteng, Rabu (15/3).

Air terjun di Harowu banyak. Airnya terus berkesinambungan, sehingga potensi punya listrik sendiri sangat memungkinkan dan mampu membangun PLTMH.

“WWF datang pada 2009, namun program PLTMH ini baru berjalan akhir 2013. Jadi kami sudah dialiri listrik tiga tahun lebih. Sebelumnya, kami hanya memakai lentera untuk penerangan. Perekonomian masyarakat juga sangat terbantu,” ucap pria kelahiran Kalimantan Barat ini.

Bapak tiga anak ini mengatakan, sebelum PLTMH berjalan, prosesnya cukup panjang untuk menunggu studi kelayakannya. Sebab harus dihitung listrik bisa dihasilkan berapa agar tetap mampu digunakan walau sedang dalam musim kemarau.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 09:03
Melihat Pelayanan di Kantor Satpas Polres Lamandau

Sarana Lebih Komplit, Miliki Lapangan Uji Standar

Polres Lamandau kini memiliki Kantor pelayanan Satuan Pelaksana Administrasi (Satpas) Surat Izin Mengemudi…

Minggu, 19 November 2017 20:12

Melihat Mobil Perpustakaan Keliling Pemkab Bartim

Bentuknya cukup kuno, memanjang dengan warna putih polos. Berbagai perlengkapan seperti air conditioner…

Selasa, 14 November 2017 14:43
Enyu-enyu dan Tampahiring, Rumput untuk Pengobatan Tradisional

Tumbuhan Liar Ini Dipercaya Mampu Menyembuhkan Penyakit Ginjal

Cara pengobatan tradisional masih belum tergerus oleh kemajuan perkembangan zaman. Buktinya, meskipun…

Senin, 13 November 2017 07:31
Melihat Lebih Dekat Bangunan Relokasi Nelayan Ujung Pandaran

80 Rumah Siap Huni, Warga Masih Enggan Menempati

Hingga saat ini bangunan rumah yang dibangun oleh pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang…

Sabtu, 11 November 2017 07:47
Ketika Pelanggan Tidak Mau Bayar “Jasa Cinta”

Perempuan Bertato Ditusuk, Barang Berharga Dijarah

Seorang perempuan inisial ST (40) berlumuran darah di sekujur tubuhnya, perempuan bertato yang diduga…

Rabu, 08 November 2017 07:30
Ketika Warga Menagih Kompensasi Lahan Plasma

Portal Jalan Perusahaan, Polres Fasilitasi Mediasi

Persoalan antara perusahaan perkebunan dan masyarakat masih saja terjadi, seperti di Kabupaten Lamandau.…

Senin, 06 November 2017 10:55
Ketika Transportasi Sungai Mulai Hilang Ditelan Zaman

Drag Alkon dan Getek Menggairahkan Pariwisata Kobar

Seiring dengan perkembangan jaman, moda tansportasi sungai kini mulai ditinggalkan oleh sebagian masyarakat…

Sabtu, 04 November 2017 06:56
Ketika Pengguna Obat Terlarang Terjaring dalam Penggerebekan

Parah! Bandar Jualan Zenith Seperti Jual Sembako

Satuan Reserse Narkoba Polres Kotawaringin Timur (Kotim), tidak hanya membekuk bandar zenith atau obat…

Selasa, 31 Oktober 2017 07:01
Ketika Seorang Anggota TNI AD Jadi Korban KM Dharma Kencana II

Dokumen Ludes, Turun Pakai Tali, Dua Tangan Terluka

Perjalanan Kapal Motor Dharma Kencana II yang bertolak dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang tujuan Pontianak,…

Jumat, 27 Oktober 2017 09:30
Melihat Perkiraan BMKG Terkait Kondisi Cuaca di Kotim

Ada Titik Panas Terdeteksi, Hujan Es Bisa Terjadi Lagi

Kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan sekitarnya mengalami masa peralihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .