MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 16 Maret 2017 23:37
Seberapa Siap Palangka Raya Jadi Ibu Kota Negara?
Sebagian wilayah Kota Palangka Raya dilihat dari udara. (JONY/KALTENG POS)

PROKAL.CO, class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;">PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) berencana akan menjadikan Palangka Raya, sebagai ibu kota negara Indonesia, menggantikan Jakarta yang penduduknya sudah padat.

Terkait keinginan Presiden itu, pengamat Budaya Perkotaan dari Universitas Indonesia (UI) Yophie Septiady menuturkan, sebelum rencana itu akan direalisasikan, Presiden Jokowi harus memertanyakan terlebih dahulu kepada pejabat dan PNS pemerintahan apakah mereka siap untuk hijrah ke Kalteng.

"Ya wacana gak apa-apa, tapi apakah orang yang di Jakarta mau di bedol ke Kalteng. Permasalahannnya itu," ujar Yophie kepada JawaPos.com (Kalteng Pos Group), Kamis (16/3).

Begitu juga dengan masyarakat Kalteng, khususnya Kota Palangka Raya,  apakah mereka sudah siap menjadi warga ibu kota seperti Jakarta.

(Baca: Presiden Jokowi Ingin Ibu Kota Pindah ke Palangka Raya)

Pasalnya, jika sudah menjadi ibu kota orang-orang dari seluruh Indonesia akan hijrah ke kota itu untuk mencari nafkah. "Nah siap gak mereka menjadi ibu kota yang padat, dengan berbagai karakter budaya orang. Kalau mereka tidak bisa menerima akan berbahaya," katanya.

Lebih jauh Yophie mengatakan, apabila Kalteng tidak siap menerima perubahan itu, maka nasibnya akan seperti penduduk asli Jakarta. Mereka perlahan-lahan akan tergusur ke pinggiran kota. Lebih ekstrem lagi mereka bakal termarjinalkan.

"Nanti tergusur terus akhirnya muncul kelompok etnik-enik tertentu misalnya kelompok etnik Ambon. Tempat kampung Jawa," terangnya.

"Artinya di jika sudah menjadi ibu kota, maka terjadi perebutan-perebutan kekuasaan etnis. Sehingga nanti memunculkan usaha berdasarkan etnis, di Pasar Senen perdagangan orang Batak, di Tanah Abang misalnya perdagangan orang Minang," tambahnya.

Oleh sebab itu, apabila wacananya itu nantinya terlaksana masyakat Kalteng harus memersiapkan diri sejak dini. Karena ibu kota negara bakal memiliki segudang permasalahan dan dinamika gaya hidup. Masalah itu mau tak mau harus dihadapi oleh masyarakat Kalteng.

 

"Orang Kalimantan siap enggak kedatangan orang Sumatera, kedatangan dari suku lain. Karena kota berkembang itu munculnya macam-macam, perubahan gaya hidup," pungkasnya. (cr2/JPG/nto)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 09:24

Niat Antar Teman, Murid SD Tewas Ditabrak Mobil

PALANGKA RAYA-Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi. Kali ini menimpa Dayat. Murid kelas IB SDN 6 Menteng…

Selasa, 21 November 2017 09:17

Tenggelam di Kolam Renang, Gadis 13 Tahun Innalilahi

PALANGKA RAYA-Nasib nahas menimpa Nabila Citra Asmara. Ia tenggelam ketika sedang berenang di Kolam…

Minggu, 19 November 2017 08:45

Kepergok Sudah Setengah Bugil, Sepasang Pelajar Digerebek Warga

PANGKALAN BUN – Entah sial atau justru malah beruntung. Sepasang remaja yang masih berusia belasan…

Selasa, 14 November 2017 14:31

Kalteng Siapkan 300 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek Pertanian

PALANGKA RAYA-Tiga daerah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menjadi pusat padi organik. Tiga…

Sabtu, 11 November 2017 13:42

Astaghfirullah..! Kakak Cantik Jadi Pengedar, Semua Keluarga Positif Narkoba

DAMPAK narkoba terbukti bisa menyasar siapa saja, tak peduli jenis kelamin dan usia. Seperti yang terjadi…

Jumat, 03 November 2017 02:25

Beginilah Pembagian Peran Para Pembakar Gedung SD di Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Reka ulang atau rekonstruksi kasus pembakaran sekolah dasar (SD) di Palangka Raya…

Kamis, 02 November 2017 22:48

Rekonstruksi Pembakaran Gedung SD, Ada yang Serius dan Tertawa

PALANGKA RAYA–Rekonstruksi kasus pembakaran 7 gedung sekolah dasar (SD) tidak hanya dilakukan…

Kamis, 02 November 2017 22:25

Asyiiikkk... UMP Kalteng 2018 Naik 8,71 Persen

PALANGKA RAYA-Kabar gembira bagi kaum buruh di Kalteng. Mulai 1 Januari 2018 nanti, Pemprov Kalteng…

Selasa, 24 Oktober 2017 13:25

Praperadilan Ditolak, YB Tetap Tersangka

PALANGKA RAYA– Sidang praperadilan terkait status tersangka kasus pembakaran sejumlah gedung sekolah…

Selasa, 24 Oktober 2017 13:20

Pelajar SMP Tewas, Badan Penuh Lebam dan Bekas Cekikan di Leher

PALANGKA RAYA– Seorang gadis belia, Dwi Anggraini (14), ditemukan dalam kondisi sekarat. Namun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .