MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Rabu, 15 Maret 2017 08:21
Widiih...! Demi Untuk Beli HP, Siswi SMP Ini Jual Keperawanan Rp 800 Ribu
Ilustrasi

PROKAL.CO, APA yang dilakukan Bunga (15), --bukan nama sebenarnya-- sungguh tindakan yang sangat di luar nalar. Siswi salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Kubu Raya ini nekat menjual keperawanannya.

Bunga berdalih membutuhkan uang untuk mengganti handphone temannya yang dihilangkannya.

Awalnya, Bunga diperkenalkan oleh temannya kepada Yudha Pratama (24).

Saat itu, Yudha memang sedang mencari wanita sebagai teman tidur.

“Berdasarkan keterangan tersangka, korban saat itu lagi butuh uang untuk mengganti HP milik kawannya yang telah dihilangkan korban,” jelas Kapolsekta Pontianak Utara Kompol Ridho Hidyat, Senin (13/3).

Bunga akhirnya dipertemukan dengan Yudha di rumah temannya berinisial Rs di Gang Bambu, Sungai Raya, Kubu Raya.

Setelah itu, Bunga dan Yudha terlibat negoisasi. Yudha hanya ingin membayar Rp 200 ribu.

Namun, Bunga bersikukuh pada harga Rp 800 ribu. Yudha akhirnya menyanggupinya.

“Tersangka dan korban masing-masing mengendarai sepeda motor, keluar dari rumah Rs dan menuju rumah kosong di Jalan Parwasal, Pontianak Utara. Di rumah kosong itu terjadi hubungan intim sebagaimana layaknya suami istri,” jelas Ridho.

Dia menambahkan, Yudha sempat mengaku hanya melakukan perbuatan itu satu kali.

Setelah begituan, Yudha dan Bunga hendak kembali ke rumah RS.

Namun, Yudha ternyata kabur di tengah perjalanan. “Tersangka belum memberikan uang kepada korban,” ujar Ridho.

Nah, perbuatan asusila ini diketahui orang tua Bunga yang langsung melapor ke Mapolsek Pontianak Utara.

Polisi langsung melakukan penyelidikan. Minggu (12/3) sekitar pukul 20:30, tim Jatanras Polsekta Pontianak Utara menemukan keberadaan Yudha.

“Tersangka kami tangkap di Jalan Sungai Selamat berikut barang buktinya,” tegasnya.

Yudha dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban, saksi, dan tersangka. Tersangka sendiri mengakui apa yang dilakukanya. Saat ini tersangka sudah kami tahan,” ungkap Ridho. (zrn/jpnn)


BACA JUGA

Selasa, 14 November 2017 14:04

Wah..yang Bener Nih, Mbak Mega Ingin Maju di Pilkada?

ADA yang menarik dalam acara pengumuman calon gubernur dan wakil gubernur Bali yang digelar PDIP. Ketum…

Selasa, 14 November 2017 14:00

Komisioner KPU Dilarang Merangkap Anggota Ormas

SELURUH anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang ada di Indonesia, baik di pusat maupun di daerah diminta…

Sabtu, 11 November 2017 13:21

Walaah... Merasa Tak Dihargai Saat Pidato, Dandim Tampar Kades

KOMANDAN Distrik Militer (Dandim) 0720/Rembang Letkol Inf Darmawan Setiady menjadi bahan omongan setelah…

Kamis, 02 November 2017 23:36

KPU Akan Pantau Kebijakan Petahana

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memantau petahana yang akan maju pada Pilkada Bekasi 2018. Salah satu…

Minggu, 29 Oktober 2017 12:01

Zulkifli Hasan: Pemuda Harus Rajin dan Berani Bersaing

YOGYAKARTA - Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BMPAN) Kalimantan…

Selasa, 26 September 2017 23:10

KPK Resmi Tetapkan Bupati Kukar Sebagai Tersangka

BUPATI Kutai Kertanegara Rita Widyasari resmi berstatus tersangka, Selasa (26/9). Rita Widyasari ditetapkan…

Jumat, 22 September 2017 22:25

Hasil Pemilu 2019, Diprediksi Hanya Segini Parpol yang Lolos ke Senayan

KEBERADAAN Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu akan mengurangi peluang partai politik kecil lolos…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .