MANAGED BY:
RABU
29 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL

ARTIKEL

Senin, 13 Maret 2017 23:05
Kebijakan, Rangkap Jabatan dan Jabatan Tambahan di Perguruan Tinggi

Oleh: U.Z. Mikdar *

U.Z. Mikdar

PROKAL.CO, HEADLINE Kalteng Pos (8/3) menampilkan “2.877 Guru Kalteng Belum S1”. Isi dari khabar tersebut, menyebutkan bahwa guru-guru di Kalimantan Tengah mencapai 2.877 orang (9,2 persen) yang belum memiliki kualifikasi S1, sedangkan yang sudah memiliki kualifikasi S1 adalah 34.046 orang (90.08 persen). Artinya, bahawa guru-guru tersebut masih belum memenuhi standar kualifikasi sebagai seorang guru seperti yang telah diamanatkan oleh Undang-undang bahwa guru minimal dengan kualifikasi S1.

Dengan headline tersebut, tentunya mendorong masyarakat, termasuk praktisi pendidikan, dan lembaga perguruan tinggi dan lainnya untuk merespon dengan aksi dalam mengatasi isu tersebut. Baik tindakan-tindakan dari pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah Provinsi juga perguruan tinggi penyelenggara pendidikan guru serta lembaga terkait lainnya. Kesemua unsur tersebut, sama-sama berkepentingan untuk menentukan sikap dan kordiansi untuk mengatasinya. Dengan keyakinan bersama, bahwa isu tersebut dapat terselesaikan manakala dapat bekerja dengan landasan aturan yang benar dan dengan tugas dan fungsi dari masing-masing lembaga terkait.

Peguruan tinggi yang memiliki tugas dan fungsi untuk menyelenggarakan pendidikan guru memiliki peranan yang strategis dan kompetitif dalam melayani penyiapan guru tersebut, tentunya dengan dukungan berbagai sumber daya yang kuat, manajemen yang ‘sehat’ serta atmosphir akademik yang memadai, yang bermuara pada peningkatan mutu pengelolaan, mutu pelayanan, dan mutu lulusan yang dapat mendukung tercapainya percepatan pembangunan sumberdaya manusia yang berkemajuan.

Lulusan yang bermutu akan dihasilkan dari proses yang bermutu, proses yang bermutu didukung oleh sumber daya yang bermutu pula, proses yang bermutu didukung oleh sumber daya yang bermutu dan dosen yang bermutu pula, dari dosen yang bermutu akan dihasilkan dari managerial dan kepemimpinan yang bermutu pula. Oleh karenanya, “kualitas“ dari semua aspek managerial tersebut menjadi garansi dalam mengelola lembaga pendidikan keguruan yang baik dengan lulusan yang bermutu pula, serta yang dapat bersaing di masyarakat kelak.

Paradigma pengelolaan managemen perguruan tinggi adalah pengelolaan azaz ‘kompetitif dan daya saing’ yang sehat. Perguruan tinggi yang memiliki daya saing dan unggul akan memenangkan persaingan, tidak saja unggul dalam bersaing secara lokal, nasional, bahkan global yang di dukungan dengan sumberdaya yang kuat. Peringkat akreditasi program studi, jurusan, fakultas, dan perguruan tinggi adalah bagian dari kualitas profil lembaga itu sendiri. Maka, jangan mengherankan bila perguruan tinggi swsata bisa mengungguli lembaga negeri. Karena kualitas layanan dan jaminan mutu lembaga adalah menjadi harapan masyarakat untuk bisa masuk dan berpartisipasi di dalamnya. Baik kualitas layanan dari aspek manajemn perencanaan, managemen organisasi, managemen sumber daya, managemen pembiayaan, managemen monitoring dan evalausi serta yang sama pentingnya adalah managemen layanan informasi dan public relation sebagai bagian dari penguatan “branding“ lembaga itu sendiri.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 15 Maret 2017 21:25

Sportivitas Suporter Sepakbola

Pertandingan “silaturahmi” dan persahabatan antara Kalteng Putera FC VS Barito Putera FC…

Sabtu, 11 Maret 2017 17:29

CSR untuk Pemberdayaan Masyarakat

SELAMA ini orientasi dari sebuah usaha adalah untuk mencari keuntungan semata (profit-oriented). Prinsip…

Sabtu, 25 Februari 2017 08:45

AHY dalam Konstelasi Politik

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tatkala diputuskan untuk menjadi calon gubernur DKI Jakarta, tentu banyak…

Minggu, 19 Februari 2017 08:48
Persaingan, Persaudaraan dan Persahabatan

UFC dan Pilkada

UFC (Ultimate Fighting Championship) adalah salah satu organisasi olahraga  bela diri  modern…

Sabtu, 11 Februari 2017 09:38

Pertanggungjawaban Pilihan Politik

HAK untuk memilih dan dipilih  merupakan hak asasi yang dijamin Konstitusi. Pengakuan ini memberi…

Selasa, 07 Februari 2017 07:20

Ruang Publik Dalam Mengatasi Distorsi Sosial Masyarakat

Masyarakat perkotaan pada khususnya akan merasakan bahkan akan memberikan apresiasi terhadap keberadaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .