MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Senin, 13 Maret 2017 20:10
Tingkatkan Minat Baca Buku Sebagai Jendela Dunia
Gelar Sayembara Bagi Guru Agar Terampil Menciptakan Karya Tulis
Pj Bupati Barsel, H Mugeni, saat bertandang ke tenda yang menjual ratusan jenis buku dengan berbagai judul, ia bahkan sempat membeli beberapa judul buku dari pameran tersebut, Rabu (8/3) lalu. //SINTHA/KALTENG POS

PROKAL.CO, Pameran buku yang digelar di Taman Iring Witu Buntok, baru saja selesai dan ditutup pada tanggal 12 Maret 2017. Hal itu, tentu saja menyimpan kesan tersendiri bagi para pecinta buku, yang senantiasa haus akan pengetahuan baru.

SINTHA KURNIA SARI, Buntok.

MELALUI buku bahkan seseorang dapat menjelajahi isi dunia, tanpa harus bersusah payah keliling dunia dalam artian sesungguhnya. Bahkan bisa jadi orang yang gemar melahap berbagai jenis bacaan lebih mengetahui hal-hal menarik yang ada di tiap penjuru belahan dunia, ketimbang orang yang sering bepergian. Terlepas dari pernah tidaknya seseorang bepergian mengelilingi dunia. Dengan adanya pameran buku tersebut hendaknya bisa membantu anak-anak, remaja hingga para guru mencari referensi. Terkhusus bagi guru-guru, mengingat batas akhir dari sayembara menulis yang beberapa waktu lalu diadakan oleh Penjabat (Pj) Bupati Barsel, H Mugeni, sudah di depan mata.

Pj Bupati yang sangat hobi menciptakan sebuah karya tulis dalam berbagai bentuk ini menginginkan, para tenaga pendidik semakin pintar dan terampil dalam menulis. Lebih-lebih lagi apabila itu sehubungan dengan karya ilmiah. Bahkan, tak menutup kemungkinan pula jika mampu menghasilkan karya tulis dalam bentuk sejarah dan fiksi.

Guru-guru pun hendaknya tak hanya cukup meminta para peserta didiknya agar bisa membuat sebuah karangan ataupun dari segi pelajaran sekolah lainnya. Alangkah bagusnya ujar Mugeni, seorang guru juga memiliki kemampuan menulis. Sehingga ia tak sekadar meminta murid, pelajar dan siswanya saja untuk membuat sebuah tulisan melainkan si guru juga punya basic itu. "Kita harus mengubah pola pikir, yang selalu mengutamakan lisan dibanding tulisan. Apa yang diucapkan lisan, akan cepat hilang. Sedangkan sebuah tulisan pasti menjadi karya abadi," ungkap Mugeni, Minggu (12/3).

Seorang guru lanjutnya, merupakan sosok yang cerdik dan pandai. Sehingga sangat besar harapan dia apabila sayembara menulis yang telah diadakan tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para guru untuk mengeksplor kemampuan diri dalam membuat sebuah karya tulis. Harapan lain Mugeni terhadap kegiatan pameran buku yang telah berlangsung selama sepekan itu adalah dapat dilaksanakan secara reguler selama enam bulan sekali. Minimal setahun sekali. Guna meningkatnya minat baca masyarakat Barsel yang bisa dikatakan masih rendah.   "Kalau wawasan generasi muda Barsel ini bagus, maka akan lebih inovatif dan kredibilitas mereka pun jauh lebih baik dikemudian hari. Karena buku adalah jendela dunia," tukasnya. (dar)


BACA JUGA

Sabtu, 09 September 2017 07:04
Pariman, Pengidap Penyakit Misterius Pascaoperasi

Dada Membengkak, Tak Punya Biaya untuk Kemoterafi

Pariman sontak menjadi perhatian dan keprihatinan dari masyarakat Kota Nanga Bulik, karena harus menahan…

Minggu, 03 September 2017 21:56
Sukarman, Tiga Tahun Derita Kanker Darah

Sudah 25 Kali Masuk Rumah Sakit, Dirujuk ke Banjarmasin Tidak Punya Biaya

Sukarman (54) hanya bisa terbaring di dalam rumah berukuran 4x6 milik Anjeng Kartini seorang warga di…

Sabtu, 02 September 2017 01:41
Rinco Norkim Berpulang

Selamat Jalan “Sang Penjaga Hutan”

  DI TENGAH kekhidmatan merayakan Hari Raya Iduladha, kabar duka juga tiba-tiba terdengar menjelang…

Selasa, 22 Agustus 2017 06:56
Cara Polres Kobar Mencegah Karhutla di Bumi Marunting Batu Aji

Sebarkan Maklumat Kapolda Sampai ke Desa Terpencil

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) begitu intens menjaga daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:07

Oleh-oleh dari menuntut Ilmu di Negeri Matahari, Jepang (11)

Banyak alasan orang dewasa di Jepang menunda perkawinan. Bahkan terkesan momok bagi mereka yang ingin…

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:50
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (7)

Pekerja Dilarang Telat, Transportasi Harus Sesuai Perjanjian

Teraturnya lalu lintas di Jepang membuat kagum banyak orang, termasuk rombongan Kalteng Pos Group. Jalan…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:58
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (6)

Hachiko Anjing Setia Terkenal setelah Masuk Koran

Hachiko tak kenal menyerah untuk menemukan majikannya. Si anjing itu tetap setia menunggu Profesor Ueno…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:53
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (5)

Anjing Hachiko Sembilan Tahun Menunggu Tuannya

Berkunjung ke Jepang rasanya kurang lengkap sebelum mengunjungi Patung Hachiko. Patung itu dibuat untuk…

Selasa, 15 Agustus 2017 06:24
Slamet, Seniman Berbakat dari Lapas Klas IIB Pangkalan Bun

Lukisan Bupati Jadi Kado di Hari Kemerdekaan

Selama menjalani sepertiga masa hukuman, sudah sederet lukisan lahir dari tangan seniman Slamet Wisnu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .