MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Minggu, 12 Maret 2017 23:47
STOP!! Jangan Pernah Lakukan Skip Challenge, Dampaknya Fatal
Permainan Skip Challenge yang saat ini sedang viral dan banyak dilakukan di kalangan pelajar, sangat berbahaya dan bisa berdampak fatal, baik jangka pendek maupun jangka panjang. (Foto: net)

PROKAL.CO, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy membeberkan bahayanya aksi Skip Challenge oleh pelajar. Dia meminta tantangan berbahaya seperti yang beredar di media massa itu itu segera dihentikan.

“Permainan Skip Challenge sangat berbahaya bagi siswa, dan ini harus diberikan larangan keras,” ujarnya.

Dia menyampaikan, permainan tersebut sangat membahayakan siswa, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Dalam jangka pendek, siswa bisa pingsan. Sementara dalam jangka panjang, siswa bisa terancam mengalami kerusakan otak.

“Apa yang dilakukan sewaktu muda, akan memberikan dampak saat sudah tua. Permainan tersebut sangat membahayakan, dan akan berdampak buruk bagi kesehatan siswa,” jelasnya.

Karenanya, Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu mengimbau agar guru dan kepala sekolah memberikan perhatian khusus terhadap aktivitas siswa di lingkungan sekolah.

Baik saat jam istirahat maupun jam pulang sekolah. Sehingga, tantangan-tantangan yang membahayakan ini bisa dicegah.

“Lakukan aktivitas yang positif dalam mengekspresikan diri. Aktivitas yang membahayakan harus segera diberhentikan,” tuturnya.

Muhadjir pun turut mengajak orang tua dapat lebih aktif berkomunikasi dan memantau aktivitas anak-anaknya. Bukan hanya melimpahkan seluruhnya pada pihak sekolah.

“Peran orang tua untuk memberikan pemahaman tentang risiko aktivitas berbahaya seperti skip challenge sangatlah penting,” ujarnya.

Kegagalan Orang Tua dan Guru

Pemerhati Anak Seto Mulyadi menganggap viralnya skip challenge ini sebagai salah satu bentuk kegagalan orang tua dan guru dalam membangun komunikasi dengan anak.

Pasalnya, bila komunikasi bisa terjalin dengan baik dan dua arah, maka orang tua dan guru bisa segera menghentikan rantai aksi berbahaya tersebut.

”Orang tua misalnya, harus update juga soal apa yang terjadi di sekitar anak. Sehingga, begitu tahu ada challengeberbahaya ini bisa langusng didiskusikan dengan anak,” ungkapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 20 Juni 2017 14:59

Breaking News: OTT, KPK Tangkap Gubernur Bengkulu

KOMISI Pemberantasan Korupsi dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini,…

Senin, 19 Juni 2017 16:10

Duh..! Biasa Tagihan Listrik Rp70 Ribu per Bulan, Subsidi Dicabut Langsung jadi Rp160 Ribu

DAMPAK kebijakan subsidi tepat sasaran juga membuat banyak masyarakat yang akhirnya tidak mendapatkan…

Senin, 19 Juni 2017 15:45

Oknum Anggota Brimob Aniaya dan Ancam Tembak Wartawan ANTARA

KEKERASAN terhadap wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik kembali berulang. Kali ini, kekerasan…

Minggu, 18 Juni 2017 12:48

Politisi PDIP: KPK Jangan Merasa Paling Benar, Kalau Bersih Kenapa Risih

SIKAP reaksioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pansus angket yang dibentuk oleh DPR justru…

Minggu, 18 Juni 2017 12:24

PNS Berani Nambah Libur Lebaran, Siap-siap Dijemur di Lapangan

PEMERINTAH Provinsi Riau mengeluarkan Surat Edaran (SE) libur hari raya Idulfitri 1438 Hijriyah selama…

Sabtu, 17 Juni 2017 15:02

Romy Menang PK, Djan Faridz Tak Berhak Lagi Ngaku Pimpinan PPP

JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pimpinan M. Romahurmuziy resmi ditetapkan sebagai PPP yang…

Jumat, 16 Juni 2017 16:01

Wew…! Dalang Penyerangan Novel Baswedan Adalah Jenderal Polisi?

JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono, membeberkan soal adanya keterlibatan salah…

Minggu, 11 Juni 2017 21:05

Catat Ini! Rekrutmen CPNS Kemenkum HAM Cuma Hoax

JAKARTA – Jagat media maya kemarin (10/6) dihebohkan dengan beredarnya surat pengumuman penerimaan…

Jumat, 09 Juni 2017 01:29

Mulai Tahun Ajaran Baru, Sekolah Hanya 5 Hari dalam Seminggu

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menerapkan kebijakan baru lima hari sekolah mulai…

Jumat, 09 Juni 2017 01:10

Jenderal Gatot Tegaskan Sampai Kapan pun TNI Akan Tetap Bersama Ulama

PANGLIMA TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa sampai kapan pun TNI akan tetap bersatu dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .