MANAGED BY:
SELASA
17 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 17 Februari 2017 16:55
Sadisnya Para Penjagal Menghabisi Orangutan di Kapuas

Orangutan Tumbang Diberondong 10 Tembakan, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmornmang SIK (tengah), memperlihatkan senapan angin tersangka di Mapolres setempat, Kamis (16/2). (SAS/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Cara kawanan penjagal orangutan di Kabupaten Kapuas terbilang sadis. Sebanyak 10 peluru bersarang pada tubuh hewan dilindungi ini. Setelah itu, orangutan dipenggal lalu mendapat ratusan irisan. Benar-benar sadis.

SASTRIONO dan GALIH, Kuala Kapuas

SEBANYAK tiga tersangka ditetapkan menjadi penjagal orangutan di Desa Tumbang Puroh, Kecamatan Kapuas Hulu. Trio pembantai  antara lain AY (30) yang menembak dan menggorok leher orangutan, dibantu EMS (30) dan FY di lokasi Perkebunan PT Susantri Permai pada 27 Januari lalu.

Orangutan ini terbilang kuat. Hewan langka itu baru tumbang usai mendapatkan 10 tembakan dari tersangka utama AY. Lalu pria ini menggorok leher orangutan.

Sementara EMS dan FY membantu membawa bangkai hewan berbulu ini ke kamp menggunakan zonder warna merah merek Yanmar. Mayat orangutan lalu dimutilasi menjadi 448 potongan lebih, dimasak lalu dimakan.

Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang SIK mengungkapkan, AY menembak kepala orangutan dengan membidik kedua mata primata dilindungi tersebut.

"Motifnya sementara diketahui hanya untuk dikonsumsi dagingnya. Mulanya AY mendapatkan informasi dari mandor kebun ada muncul  orangutan di wilayah kebun milik PT Susantri. Lalu AY mendatangi tempat munculnya hewan itu dengan membawa senapan angin dan golok," jelas Kapolres saat menggelar jumpa pers di mapolres setempat, Kamis (16/2).

Sebanyak 10 kali tembakan tidak membuat orangutan mati. Dia malah berguling-guling di tanah, sampai akhirnya AY yang berbekal pisau ukuran sedang menghunusnya dan menggorok leher binatang yang terancam punah itu.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 05 Oktober 2017 06:41
Cara Kodim 1015 Sampit Memperingati Hari Jadi

Dandim Kunjungi Bocah Lumpuh dan Berikan Santunan

Berbagai kegiatan sosial dilaksanakan Kodim 1015 Sampit dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-72,…

Sabtu, 23 September 2017 07:48
Kesan Armada Band Manggung Pertama di Lamandau

Lantunkan 10 Lagu, Takjub Lihat Antusias Penonton

Kehadiran grup band Armada di Bumi Bahaum Bakuba Kabupaten Lamandau dalam memeriahkan Pesta Paduan Suara…

Sabtu, 09 September 2017 07:04
Pariman, Pengidap Penyakit Misterius Pascaoperasi

Dada Membengkak, Tak Punya Biaya untuk Kemoterafi

Pariman sontak menjadi perhatian dan keprihatinan dari masyarakat Kota Nanga Bulik, karena harus menahan…

Minggu, 03 September 2017 21:56
Sukarman, Tiga Tahun Derita Kanker Darah

Sudah 25 Kali Masuk Rumah Sakit, Dirujuk ke Banjarmasin Tidak Punya Biaya

Sukarman (54) hanya bisa terbaring di dalam rumah berukuran 4x6 milik Anjeng Kartini seorang warga di…

Sabtu, 02 September 2017 01:41
Rinco Norkim Berpulang

Selamat Jalan “Sang Penjaga Hutan”

  DI TENGAH kekhidmatan merayakan Hari Raya Iduladha, kabar duka juga tiba-tiba terdengar menjelang…

Selasa, 22 Agustus 2017 06:56
Cara Polres Kobar Mencegah Karhutla di Bumi Marunting Batu Aji

Sebarkan Maklumat Kapolda Sampai ke Desa Terpencil

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) begitu intens menjaga daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:07

Oleh-oleh dari menuntut Ilmu di Negeri Matahari, Jepang (11)

Banyak alasan orang dewasa di Jepang menunda perkawinan. Bahkan terkesan momok bagi mereka yang ingin…

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:50
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (7)

Pekerja Dilarang Telat, Transportasi Harus Sesuai Perjanjian

Teraturnya lalu lintas di Jepang membuat kagum banyak orang, termasuk rombongan Kalteng Pos Group. Jalan…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:58
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (6)

Hachiko Anjing Setia Terkenal setelah Masuk Koran

Hachiko tak kenal menyerah untuk menemukan majikannya. Si anjing itu tetap setia menunggu Profesor Ueno…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .