MANAGED BY:
SABTU
19 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 17 Februari 2017 16:55
Sadisnya Para Penjagal Menghabisi Orangutan di Kapuas

Orangutan Tumbang Diberondong 10 Tembakan, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmornmang SIK (tengah), memperlihatkan senapan angin tersangka di Mapolres setempat, Kamis (16/2). (SAS/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Cara kawanan penjagal orangutan di Kabupaten Kapuas terbilang sadis. Sebanyak 10 peluru bersarang pada tubuh hewan dilindungi ini. Setelah itu, orangutan dipenggal lalu mendapat ratusan irisan. Benar-benar sadis.

SASTRIONO dan GALIH, Kuala Kapuas

SEBANYAK tiga tersangka ditetapkan menjadi penjagal orangutan di Desa Tumbang Puroh, Kecamatan Kapuas Hulu. Trio pembantai  antara lain AY (30) yang menembak dan menggorok leher orangutan, dibantu EMS (30) dan FY di lokasi Perkebunan PT Susantri Permai pada 27 Januari lalu.

Orangutan ini terbilang kuat. Hewan langka itu baru tumbang usai mendapatkan 10 tembakan dari tersangka utama AY. Lalu pria ini menggorok leher orangutan.

Sementara EMS dan FY membantu membawa bangkai hewan berbulu ini ke kamp menggunakan zonder warna merah merek Yanmar. Mayat orangutan lalu dimutilasi menjadi 448 potongan lebih, dimasak lalu dimakan.

Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang SIK mengungkapkan, AY menembak kepala orangutan dengan membidik kedua mata primata dilindungi tersebut.

"Motifnya sementara diketahui hanya untuk dikonsumsi dagingnya. Mulanya AY mendapatkan informasi dari mandor kebun ada muncul  orangutan di wilayah kebun milik PT Susantri. Lalu AY mendatangi tempat munculnya hewan itu dengan membawa senapan angin dan golok," jelas Kapolres saat menggelar jumpa pers di mapolres setempat, Kamis (16/2).

Sebanyak 10 kali tembakan tidak membuat orangutan mati. Dia malah berguling-guling di tanah, sampai akhirnya AY yang berbekal pisau ukuran sedang menghunusnya dan menggorok leher binatang yang terancam punah itu.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:53
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (5)

Anjing Hachiko Sembilan Tahun Menunggu Tuannya

Berkunjung ke Jepang rasanya kurang lengkap sebelum mengunjungi Patung Hachiko. Patung itu dibuat untuk…

Selasa, 15 Agustus 2017 06:24
Slamet, Seniman Berbakat dari Lapas Klas IIB Pangkalan Bun

Lukisan Bupati Jadi Kado di Hari Kemerdekaan

Selama menjalani sepertiga masa hukuman, sudah sederet lukisan lahir dari tangan seniman Slamet Wisnu…

Jumat, 11 Agustus 2017 16:02
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (4)

Kerja Sama Tim Membuat Perusahaan Sulit Dikalahkan

Team work (kerja sama tim) menjadi budaya kuat di Jepang. Itu menjadi satu syarat utama bekerja di perusahaan…

Kamis, 10 Agustus 2017 13:06
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (3)

Harga Jual Kendaraan di Dalam Negeri Lebih Mahal

Industri otomotif di Jepang memang nomor satu di Dunia. Sederet pabrik raksasa seperti Toyota, Honda,…

Kamis, 10 Agustus 2017 13:03
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (2)

Belajar Cross Culture Understanding di Jalanan

Kekagetan budaya atau culture shock bisa dialami siapa saja yang baru menginjakkan kakinya di daerah…

Rabu, 09 Agustus 2017 08:24
Kisah Pasca Ludes Terbakarnya Sembilan Rumah

Warga Sempat Emosi, Pihak Kepolisian Mengajak Berdamai

Kobaran api tidak hanya menghanguskan sembilan rumah di Jalan Cakra Adiwijaya, Kelurahan Padang. Peristiwa…

Selasa, 08 Agustus 2017 08:32
Menjenguk Bayi Penderita Hidrocypallus, Epilepsi dan Meningoceli

Wajib Jalani Operasi di Surabaya, Tak Punya Biaya Orangtua Pasrah

Amora Syahrani bayi mungil yang kini berusia 5 bulan ini adalah pengidap penyakit epilepsy, hidrocepalus…

Senin, 07 Agustus 2017 14:16
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu ke Negeri Matahari Terbit, Jepang (1)

Asahi Simbhun Mencetak Enam Juta Koran Sehari

Hitachi, Sanyo, Panasonic, Canon, Nikon, Yamaha, Mitsubishi, JVC, Seiko, Sharp, Olympus, Toshiba, Fuji…

Kamis, 27 Juli 2017 18:48
Mengikuti Syukuran Pemuda Dalam Rangka HUT ke-44 KNPI

Sebagai Aset Negara, Pemuda Wajib Jadi Pelopor Pembangunan

“Berikan aku sepuluh pemuda maka akan kugoncangkan dunia”. Perkataan Bung Karno tersebut,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .