MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 17 Februari 2017 16:55
Sadisnya Para Penjagal Menghabisi Orangutan di Kapuas

Orangutan Tumbang Diberondong 10 Tembakan, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmornmang SIK (tengah), memperlihatkan senapan angin tersangka di Mapolres setempat, Kamis (16/2). (SAS/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Cara kawanan penjagal orangutan di Kabupaten Kapuas terbilang sadis. Sebanyak 10 peluru bersarang pada tubuh hewan dilindungi ini. Setelah itu, orangutan dipenggal lalu mendapat ratusan irisan. Benar-benar sadis.

SASTRIONO dan GALIH, Kuala Kapuas

SEBANYAK tiga tersangka ditetapkan menjadi penjagal orangutan di Desa Tumbang Puroh, Kecamatan Kapuas Hulu. Trio pembantai  antara lain AY (30) yang menembak dan menggorok leher orangutan, dibantu EMS (30) dan FY di lokasi Perkebunan PT Susantri Permai pada 27 Januari lalu.

Orangutan ini terbilang kuat. Hewan langka itu baru tumbang usai mendapatkan 10 tembakan dari tersangka utama AY. Lalu pria ini menggorok leher orangutan.

Sementara EMS dan FY membantu membawa bangkai hewan berbulu ini ke kamp menggunakan zonder warna merah merek Yanmar. Mayat orangutan lalu dimutilasi menjadi 448 potongan lebih, dimasak lalu dimakan.

Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang SIK mengungkapkan, AY menembak kepala orangutan dengan membidik kedua mata primata dilindungi tersebut.

"Motifnya sementara diketahui hanya untuk dikonsumsi dagingnya. Mulanya AY mendapatkan informasi dari mandor kebun ada muncul  orangutan di wilayah kebun milik PT Susantri. Lalu AY mendatangi tempat munculnya hewan itu dengan membawa senapan angin dan golok," jelas Kapolres saat menggelar jumpa pers di mapolres setempat, Kamis (16/2).

Sebanyak 10 kali tembakan tidak membuat orangutan mati. Dia malah berguling-guling di tanah, sampai akhirnya AY yang berbekal pisau ukuran sedang menghunusnya dan menggorok leher binatang yang terancam punah itu.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 08:00
Wakapolres dan Kasat Binmas Polres Seruyan Berganti

Nandang: Jaga Amanah Sebaik-baiknya

Pejabat Wakapolres dan Kasat Binmas Polres Seruyan mengalami pergeseran. Wakapolres yang sebelumnya…

Jumat, 23 Juni 2017 07:30
Mengikuti Silaturahmi Bupati dengan Mahasiswa

Harapkan Peran Pemuda dalam Membangun Daerah

Silaturahmi dengan semua elemen masyarakat Kabupaten Seruyan, termasuk dengan pemuda dan mahasiswa,…

Kamis, 22 Juni 2017 12:35

Jangan Ciptakan Jurang dengan Pembaca

Membuat berita itu menulis untuk orang lain, bukan untuk sendiri. Karenanya, kata dan kalimat yang dipilih…

Rabu, 21 Juni 2017 23:01
UKBI dan Diskusi Terpumpun bagi Wartawan se-Kota Palangka Raya (1)

Memartabatkan Bahasa Indonesia Melalui Tulisan

Wartawan adalah profesi yang paling tinggi keterlibatannya dengan bahasa Indonesia. Setiap hari harus…

Minggu, 18 Juni 2017 15:39
Mengenal Fahrizal Fitri, Kepala DLH Kalimantan Tengah yang Baru Dilantik (2/Habis)

Mendorong Investasi tetapi Lingkungan Tetap Lestari

Ketika resmi menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalteng, Fahrizal Fitri sudah menyiapkan agenda…

Sabtu, 17 Juni 2017 13:08
Mengenal Fahrizal Fitri, Kepala DLH Kalimantan Tengah yang Baru Dilantik (1)

10 Piala Adipura Diraih, Fokus Wujudkan Kalteng BERKAH

Sosok Fahrizal Fitri sangat fenomenal di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Raihan piala Adipura…

Sabtu, 10 Juni 2017 19:09

17 Tahun Masrani dan Santi Bersepeda Keliling Indonesia Mencari Obat Epilepsi

Tekad yang kuat bahkan bisa dibilang nekat, aksi Masrani benar-benar heroik. Pria 48 tahun itu lupa…

Selasa, 06 Juni 2017 09:19
Kapolres Bersama Pegawai Disperindagsar Cek Harga Sembako di Kalangan Pedagang

Kaget Harga Berbeda, Polisi Lakukan Penyelidkan dan Satgas Mafia Pangan Mendalami

Puasa Ramadan sudah berjalan selama sepuluh hari. Satgas Mafia Pangan terus menjalankan fungsinya. Mengawasi…

Senin, 05 Juni 2017 22:22

Cara Masyarakat Bumi Tambun Bungai Mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika (2/habis)

Musala Noor Hidayah II Jalan S Parman Palangka Raya dibangun pada 1970. Tempat ibadah yang kini di bawah…

Senin, 05 Juni 2017 22:17

Cara Masyarakat Bumi Tambun Bungai Mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika (1)

Di Palangka Raya khususnya dan di Kalteng secara umum, ada bangunan gereja dan masjid saling berdampingan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .