MANAGED BY:
KAMIS
25 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

HIBURAN

Selasa, 10 Januari 2017 10:44
Tidak Ingin Pasang Ring Jantung, Harus Makan Ini..
Ilustrasi

PROKAL.CO, LEMAK jenuh telah menjadi topik yang kontroversial dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mereka mungkin tidak buruk bagi kesehatan. Tapi sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam The BMJ justru memupuskan harapan tersebut.

Menurut para peneliti, mengurangi lemak jenuh yang ditemukan dalam makanan hewani, seperti susu dan daging serta kelapa dan kelapa sawit ternyata bisa menurunkan risiko penyakit jantung koroner.

Dan mengganti makanan ini dengan lemak tak jenuh yang berasal dari minyak nabati, kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat dan makanan laut tampaknya bisa meningkatkan kesehatan jantung jauh lebih baik.

Temuan baru ini signifikan karena lemak jenuh telah menjadi sumber perdebatan. Penelitian telah menunjukkan bahwa asam lemak jenuh bisa memengaruhi kolesterol, tapi belum ada penelitian pasti yang menghubungkan mereka dengan kesehatan jantung secara keseluruhan.

"AS Dietary Guidelines saat ini telah mengambil pendekatan konservatif untuk lemak jenuh, dimana mereka tidak boleh lebih dari 10 persen dari total kalori Anda," kata asisten profesor nutrisi di Harvard T. H. Chan School of Public Health dan penulis senior, Qi Sun, MD, seperti dilansir laman Health, Minggu (8/1).

Studi baru juga memberi rekomendasi kepada pemerintah untuk makan diet sehat secara keseluruhan yang meliputi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, minyak goreng kaya lemak tak jenuh ganda dan lemak tak jenuh tunggal (dua jenis utama dari lemak tak jenuh), kacang-kacangan, ikan dan susu rendah lemak.

Untuk menentukan efek jangka panjang lemak jenuh pada kesehatan jantung, Sun dan rekan-rekannya mengikuti lebih dari 73.000 perempuan dan 42.000 laki-laki selama rata-rata 26 tahun, mengumpulkan data tentang diet dan kesehatan mereka setiap empat tahun.

Setelah mengendalikan faktor seperti usia, etnis dan faktor potensial lainnya, para peneliti menemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi kalori paling banyak dari empat lemak jenuh yang biasa dikonsumsi yakni asam-laurat, asam miristat, asam plametic dan stearic acid. Hasil menunjukkan sebanyak 18 persen lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit jantung koroner selama penelitian dibandingkan mereka yang mengonsumsi sedikit.(fny/fri/jpnn)


BACA JUGA

Rabu, 24 Mei 2017 13:58
INSIGHT

Profesiku Hobiku

SEJAK kecil, wanita kelahiran 27 Oktober 1989 lalu ini telah memiliki cita-cita untuk menjadi dokter.…

Selasa, 23 Mei 2017 22:48
INSIGHT

Rasa Empati Besar

KORBAN kekerasan dalam rumah tangga maupun kekerasan seksual perempuan dan anak mendapat empati tersendiri…

Senin, 22 Mei 2017 15:09

Wew... Si Goyang Itik Promosikan Judi Online?

Penyanyi dangdut Zaskia Gotik kembali ‘diserang’ netizen. Pasalnya, setelah sempat…

Minggu, 21 Mei 2017 18:55

Wah… Malam Ini Raisa Tunangan?

Penyanyi cantik Raisa, dikabarkan malam ini akan melangsungkan pertunangan. Perempuan bernama lengkap…

Minggu, 21 Mei 2017 18:10

Ingin Nikahi Artis Cantik Ini? Penuhi Syarat Ini Dulu

SEJAK berpisah dengan Mirwan Suwarno pada 2012 lalu, Nova Eliza masih menikmati kesendiriannya. Ibu…

Minggu, 21 Mei 2017 11:19
INSIGHT

Tinggalkan Kampung Halaman Demi Cita-cita

UNTUK menuntut ilmu terkadang memang dituntut pengorbanan. Bahkan tak jarang harus rela meninggalkan…

Sabtu, 20 Mei 2017 12:32
INSIGHT

Hobi Tersalurkan, Uang Pun Masuk

MENIKMATI hobi dan menambah penghasilan mungkin diinginkan semua orang, hal ini dijalani Melisa. Dimana…

Jumat, 19 Mei 2017 23:25

Terancam di Drop Out dari Kampus

MANTAN personel Cherrybelle Anisa Rahma dituntut untuk merampungkan kuliahnya tahun ini di Institut…

Jumat, 19 Mei 2017 22:47

Ini Alasan Kirana Larasati Gugat Cerai Suami

KIRANA Larasati resmi mengugat cerai suaminya, Tama Gandjar ke Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan…

Jumat, 19 Mei 2017 08:27
METRO INSIGHT

Bahasa Indonesia Banyak Diabaikan

DEWASA ini, Bahasa Indonesia nampak seperti bahasa yang kurang dipelajari. Selain di bangku sekolah,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .