MANAGED BY:
SELASA
17 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Sabtu, 05 November 2016 20:28
Tukinem, si Penjual Jamu Gendong Keliling (1)
Jalan Kaki Jualan Dua Kali Sehari, Kumpulkan Rp200 Ribu
RAMAH: Tukinem si penjual jamu gendong dengan senyum khasnya melayani pembeli. (ENDRA/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Profesi sebagai penjual jamu gendong memang dianggap tak menjanjikan. Namun, tidak demikian bagi Tukinem, ibu dengan 10 anak yang sudah 30 tahun jual jamu gendong keliling. Dari hasil jualan jamu ini ia mampu menghidupi anak dan keluarganya dan mampu mengantarkan anak-anaknya ke gerbang pendidikan sekolah menengah atas.

ENDRAWATI, Palangka Raya

PAGI itu, jam masih menunjukan sekitar pukul 06.00 Wib, cuaca begitu cerah. Tukinem sudah bersiap untuk melakukan aktivitasnya berjualan jamu. Wanita kelahiran Sukoharjo, 12 September 1965 ini masih terlihat muda di usianya yang beranjak kepala lima.

Jika kebanyakan para penjual jamu tradisional menggunakan sepeda pancal dan kendaraan roda dua, tidak demikian bagi isteri Mardi (64).Tukinem mengaku tidak bisa menggunakan sepeda pancal atau motor karena takut.

Ketika ditemui di sebuah warung makanan, Tukinem sedang asyik melayani pelanggan jamunya. Dengan ramah dan senantiasa tersenyum, Tukinem bersedia diajak ngobrol sembari melayani para pembeli yang mayoritas ibu–ibu.

Tukinem menceritakan, ia berjualan jamu sudah cukup lama. Ilmu membuat jamu ia peroleh ketika ia ikut saudaranya yang berjualan jamu. Dituturkannya ia menikah umur 17 tahun. Setelah menikah hingga mempunyai anak ia berjualan jamu.

“Sebetulnya anak saya 10, namun meninggal 3 jadi sekarang tinggal 7 orang. Semua sudah mandiri dan anak saya yang paling kecil sudah sekolah SMA,” urai Tukinem, sembari menyodorkan gelas jamu ke pembeli, Kamis (3/11).

Selain jamu, Tukinem juga menjual jajanan lainnya yang bisa ia bawa dalam gendongannya. Biasanya ia juga menjual pentol bakso, kacang, kerupuk dan cemilan lainnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 05 Oktober 2017 06:41
Cara Kodim 1015 Sampit Memperingati Hari Jadi

Dandim Kunjungi Bocah Lumpuh dan Berikan Santunan

Berbagai kegiatan sosial dilaksanakan Kodim 1015 Sampit dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-72,…

Sabtu, 23 September 2017 07:48
Kesan Armada Band Manggung Pertama di Lamandau

Lantunkan 10 Lagu, Takjub Lihat Antusias Penonton

Kehadiran grup band Armada di Bumi Bahaum Bakuba Kabupaten Lamandau dalam memeriahkan Pesta Paduan Suara…

Sabtu, 09 September 2017 07:04
Pariman, Pengidap Penyakit Misterius Pascaoperasi

Dada Membengkak, Tak Punya Biaya untuk Kemoterafi

Pariman sontak menjadi perhatian dan keprihatinan dari masyarakat Kota Nanga Bulik, karena harus menahan…

Minggu, 03 September 2017 21:56
Sukarman, Tiga Tahun Derita Kanker Darah

Sudah 25 Kali Masuk Rumah Sakit, Dirujuk ke Banjarmasin Tidak Punya Biaya

Sukarman (54) hanya bisa terbaring di dalam rumah berukuran 4x6 milik Anjeng Kartini seorang warga di…

Sabtu, 02 September 2017 01:41
Rinco Norkim Berpulang

Selamat Jalan “Sang Penjaga Hutan”

  DI TENGAH kekhidmatan merayakan Hari Raya Iduladha, kabar duka juga tiba-tiba terdengar menjelang…

Selasa, 22 Agustus 2017 06:56
Cara Polres Kobar Mencegah Karhutla di Bumi Marunting Batu Aji

Sebarkan Maklumat Kapolda Sampai ke Desa Terpencil

Polres Kotawaringin Barat (Kobar) begitu intens menjaga daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:07

Oleh-oleh dari menuntut Ilmu di Negeri Matahari, Jepang (11)

Banyak alasan orang dewasa di Jepang menunda perkawinan. Bahkan terkesan momok bagi mereka yang ingin…

Rabu, 16 Agustus 2017 07:02
Yang Dilakukan Sakariyas di Hari Pertama Menjabat Bupati Katingan

Kumpulkan Semua Pegawai dan Tokoh Masyarakat

Sakariyas resmi menjadi orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Jumat (11/8) lalu, namun kesibukannya…

Rabu, 16 Agustus 2017 00:50
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (7)

Pekerja Dilarang Telat, Transportasi Harus Sesuai Perjanjian

Teraturnya lalu lintas di Jepang membuat kagum banyak orang, termasuk rombongan Kalteng Pos Group. Jalan…

Selasa, 15 Agustus 2017 23:58
Oleh-oleh dari Menuntut Ilmu di Negeri Matahari Terbit, Jepang (6)

Hachiko Anjing Setia Terkenal setelah Masuk Koran

Hachiko tak kenal menyerah untuk menemukan majikannya. Si anjing itu tetap setia menunggu Profesor Ueno…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .