MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI
Senin, 02 Februari 2015 21:34
Zain Alkim Divonis Bersalah

Dua Bulan Penjara tanpa Kurungan Badan

PROKAL.CO, TAMIANG LAYANG - Setelah menjalani proses persidangan cukup panjang sejak beberapa bulan terakhir di Pengadilan Negeri Tamiang Layang, akhirnya, terdakwa mantan Bupati Bartim selama dua periode Drs Zain Alkim divonis bersalah, Senin (2/2) sore.

Sidang yang berlangsung cukup tegang. Dipimpin majelis hakim Hj Rosmawati SH MH dan didampingi Ranto Indra Karta SH MH, serta M Umaryaji SH. Manjelis hakim menyatakan, terdakwa bersalah secara sah dan menjatuhkan hukuman selama 2 (dua) bulan penjara tanpa kurungan badan dengan percobaan selama 3 (tiga) bulan.

Selain itu terdakwa juga diminta membayar denda sebesar Rp50 juta dan membayar perkara Rp2.500,-.

Sebelum putusan, majelis juga membacakan poin pertimbangan yang diambil dari kedua pihak baik Jaksa Penuntut Umum (JPU) maupun Penasehat Hukum (PH) terdakwa yang cukup menyita waktu selama kurang lebih lima jam.

Di mana dari kesimpulan dan setelah mendengarkan pernyataan fakta selama persidangan, terdakwa tetap dinyatakan bersalah dan harus menaati proses hukum.

Namun hal itu tidak sepenuhnya diterima PH saat majelis menanyakan putusan. PH meminta waktu berpikir selama 7 hari untuk mempertimbangkan putusan yang dijatuhkan kepada kliennya.

"Kami akan membongkar lagi isi putusan tersebut dengan jangka waktu yang ditentukan guna meneliti dan melakukan upaya hukum," ungkap salah satu PH Syahrul Zaman kepada Kalteng Pos usai sidang.

Sementara terdakwa Zain Alkim saat diwawancarai menerima putusan dari majelis dengan pasrah. Dia mengaku tidak menaruh dendam maupun kecurigaan terhadap putusan yang diambil majelis.

"Saya terima putusan majelis hakim sesuai dengan apa yang telah ditentukan," ucapnya singkat.

Untuk diketahui, kasus yang menimpa mantan bupati Bartim Zain Alkim terkait penyalahgunaan wewenang kepala daerah terkait penerbitan IUP Operasi Koperasi Tunas Dayak Gemilang (KTDG) yang masuk dalam kawasan PKP2B PT Multi Tambangjaya Utama (MTU) di Desa Malintut Kecamatan Raren Batuah tahun 2012 silam.

Persoalan terendus sejak adanya pengaduan terhadap Polda Kalteng pada tahun 2014 lalu. Tepatnya pada September 2014 perkara tersebut dimpahkan ke Pengadilan Negeri Tamiang Layang.

Dalam perjalanannya mantan bupati selama dua periode itu, menjalani dan mengikuti sidang selama lebih kurang 15 kali di Pengadilan Negeri Tamiang Layang.

Terakhir Senin (2/2) , terdakwa yang saat ini menjabat sebagai anggota di DPRD Provinsi Kalteng itu divonis bersalah dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan.

Polisi dan TNI Kawal Ketat

Sementara itu dalam sidang putusan mantan Bupati Bartim Zain Alkim itu sedikitnya 40 personil Polres Bartim bersama gabungan TNI ikut mengamankan jalannya persidangan hingga sore hari.

Puluhan masyarakat yang datang dari berbagai penjuru desa juga memadati jalannya persidangan.

Dalam pengawalan Sidang putusan, Kapolres Bartim AKBP Teguh Widodo SIK, juga sempat turun di Pengadilan Negeri Tamiang Layang.

Kapolres mencek kesiapan para anggota yang diturunkan guna meminimalisir dampak keributan dan menjaga stabilitas keamanan. (log)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .